Media Duta,- Tahun 2000, ia menjabat Panglima Kostrad. Lalu ia mengatakan: "Kalau tentara terus berpolitik, negara tidak akan pernah benar-benar berubah.
Ia mendorong TNI keluar dari politik praktis.. dan kembali menjadi tentara profesional. Di posisi itu, ia mengusut dugaan korupsi di Yayasan Dharma Putra Kostrad dengan nilai.. sekitar Rp189 miliar.
Beberapa bulan kemudian, jabatannya dicopot. Namanya kemudian tetap disebut sebagai salah satu calon Panglima TNI. Di luar dunia militer, ia menjadi manajer tim bulu tangkis Indonesia yang menjuarai Piala Thomas 1998. pada tanggal 30 Agustus 2001.
Ia sedang dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Pusat Pertamina. Ia meninggal dunia. Usianya 49 tahun. Tidak dilakukan autopsi.
Kematiannya kemudian memunculkan berbagai spekulasi. Namun, tidak ada bukti yang memastikan bahwa ia dibunuh. Namanya adalah Letjen TNI Agus Wirahadikusumah.**
by AJRaharjo

Posting Komentar untuk "Calon Kuat Panglima TNI Menyelidiki Kasus Korupsi Rp 189 Milyar, " Copot ""