Media Duta,- Iran dilaporkan mengerahkan rudal balistik anti-kapal Qasem Basir untuk menargetkan kapal perang Amerika Serikat di perairan strategis Selat Hormuz.
Meski tingkat keterlibatannya belum terverifikasi secara independen, klaim penggunaan senjata ini menandai babak baru ketegangan militer di perairan Teluk.
Rudal Qasem Basir yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2025 tercatat memiliki jangkauan jelajah hingga 1.200 kilometer.
Persenjataan ini dilengkapi dengan sistem pemandu canggih yang dirancang khusus untuk meningkatkan akurasi serangan terhadap sasaran bergerak di lautan.
Konfrontasi terbuka menggunakan teknologi rudal balistik di Selat Hormuz ini mempertinggi risiko terhadap keamanan rantai pasok energi global.
Potensi eskalasi konflik antara Iran dan AS di sektor maritim tersebut mengancam kestabilan lalu lintas pelayaran internasional.
Menurut Anda bagaimana? Apakah pengerahan teknologi rudal canggih di Selat Hormuz ini akan makin memperkeruh stabilitas ekonomi dan energi global?
Sumber: Bisniscom

Posting Komentar untuk "Ngerinya Qasem Basir, Rudal "Simpanan" Iran yang Siap Debut dan Bikin AS Trauma"