Media Duta,- Seorang prajurit TNI AU asal Magetan, Serda Ahmad Muzammil Farisa, meninggal dunia setelah diduga dianiaya sejumlah seniornya.
Ayah almarhum, Toni Eko Prasetyo, menyebut dugaan penganiayaan itu bermula saat Serda Ahmad diminta membeli mi kuah. Namun, Serda Ahmad justru membawa mi goreng.
"Dari informasi yang saya dapat anak saya disuruh membeli makanan yang tidak sesuai permintaan senior. Mintanya mi kuah namun diberikan mi goreng." tutur Toni.
Keempat senior tersebut yakni Serda MTSA, Serda JM, Serda MAD, dan Serda AH. Mereka kini menjalani pemeriksaan BAPK untuk mendalami dugaan penganiayaan di asrama Komplek Skadron Lanud Halim Perdanakusuma pada Rabu (9/9) hingga Kamis (10/9).
Insiden dugaan penganiayaan yang bermula dari persoalan makanan itu disebut terjadi pada Rabu (9/9) sekitar pukul 23.00 WIB. Toni mengatakan, penganiayaan diduga kembali terjadi pada Kamis (10/9) sekitar pukul 03.00 WIB.
"Saya dapat info saat sudah meninggal pukul 03.00 WIB tadi pagi. Saya dihubungi oleh temannya almarhum pukul 04.00 WIB." lanjut Toni, Jumat (11/9).
Toni menambahkan, salah satu rekan korban awalnya mengabarkan bahwa anaknya meninggal dunia karena kecelakaan. Namun, rekan korban lainnya memberikan informasi berbeda, yakni Serda Ahmad diduga menjadi korban penganiayaan senior.
"Pukul 04.00 WIB saya dihubungi bahwa anak saya meninggal dunia karena kecelakaan. Tapi ada teman lainnya menginfokan jika tidak kecelakaan tapi dianiaya senior." tandas Toni.(*)

Posting Komentar untuk "Serda Ahmad Diduga Dianiaya Senyum Hingga Tewas Gegara Salah Beli Mie"