Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Yang Perang AS- Iran Tetapi Yang Dilema Korea Selatan


Media Duta,- Langkah Seoul kini semakin serius. Di tengah perang yang terus mengancam jalur pelayaran dan energi dunia, pemerintah Korea Selatan (Korsel) mengirim tim gabungan ke Uni Emirat Arab.

Misinya bukan sekadar melihat situasi dari jauh tapi melakukan penilaian langsung terhadap kondisi keamanan, pangkalan militer, pelabuhan, fasilitas logistik, hingga kemungkinan dukungan operasional di sekitar Selat Hormuz. 


Pada 10 September, tim itu telah kembali ke Korsel dan melaporkan hasilnya pada  Dewan Keamanan Nasional.

Namun Seoul masih menegaskan satu hal: belum ada keputusan untuk mengirim pasukan. 

Seoul memang sedang mempertimbangkan sejumlah opsi, termasuk dukungan militer untuk menjaga kebebasan navigasi di Hormuz.

Tetapi pengerahan militer tetap membutuhkan prosedur hukum dan persetujuan parlemen. 

Menariknya, pemerintah Korea Selatan kini juga membuka kemungkinan dukungan teknis apabila pengerahan pasukan tidak dilakukan. 

Bagi Seoul, masalah ini bukan hanya soal hubungan dengan Amerika Serikat. Lebih dari 60 persen impor minyak mentah Korea Selatan melewati kawasan yang terhubung dengan Selat Hormuz. Jika jalur ini terganggu, dampaknya bisa langsung terasa pada sektor ekonomi..

Namun di sisi lain, keterlibatan militer di Hormuz berarti membuka risiko baru—bukan hanya terhadap hubungan dengan Iran, tetapi juga keselamatan pasukan dan kemungkinan terseret lebih jauh dalam konflik.(*)

Posting Komentar untuk "Yang Perang AS- Iran Tetapi Yang Dilema Korea Selatan"