Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

ANGKA KORBAN AS DIRAHASIAKAN, PENTAGON DITUDUH MENIPU DUNIA!


TEHERAN / WASHINGTON — Pertanyaan yang mengusik seluruh dunia: berapa sebenarnya prajurit AS yang gugur dan terluka dalam perang melawan Iran?

 Laksamana Muda Habibollah Sayyari melontarkan tuduhan tajam: angka yang dirilis Pentagon jauh lebih kecil dari kenyataan. 

Mustahil diserang rudal dan drone bertubi-tubi, kerugiannya begitu sedikit.

"Itu tidak masuk akal" — Iran bantah data resmi AS

Laksamana Sayyari menyatakan secara terbuka:"Siapa yang akan percaya bahwa di tengah gempuran rudal dan pesawat nirawak kami, hanya sedikit yang terdampak? Itu mustahil. Amerika menyembunyikan jumlah sebenarnya.

Pentagon mencatat:

 9 Marinir tewas, lebih dari dua lusin terluka. Namun Iran menegaskan kerugian pihak AS jauh lebih besar — dan fakta ini sengaja ditutup-tutupi agar publik tidak tahu betapa berat harganya.

Data korban tak lagi dipublikasikan rutin — mengapa?

Berbeda dengan perang-perang sebelumnya di mana daftar korban diumumkan secara berkala, kali ini transparansi menghilang. Angka yang muncul pun direvisi berkali-kali, memicu keraguan luas:

- Apakah angka diturunkan agar tidak memicu kemarahan rakyat AS?

- Apakah kapal yang rusak lebih parah dari yang diakui?

- Mengapa rincian insiden penghantaman kapal di Selat Hormuz tidak dijelaskan sepenuhnya?

 Satu insiden, banyak pertanyaan

Saat rudal jelajah Iran menghantam kapal militer AS di Selat Hormuz, NBC News melaporkan delapan Marinir terluka — namun rincian, identitas, dan kondisi kapal tidak diungkap. Apakah kerusakan itu lebih besar? Apakah ada korban lain yang tidak disebutkan?

 Perang tanpa jujur = kepercayaan yang hancur. Jika pihak AS menyembunyikan jumlah korban, maka tidak ada alasan bagi pihak lain untuk mempercayai pernyataan apa pun. 

Jika Iran melebih-lebihkan, maka mereka juga kehilangan kredibilitas. Di tengah pertukaran serangan, yang paling penting — kebenaran — justru yang paling sulit ditemukan.

 Tujuan perang pun diklaim gagal

Sayyari menambahkan: Amerika Serikat tidak hanya menutupi kerugian, tapi juga gagal mencapai satu pun tujuan perang yang dipaksakan. Apakah ini benar — atau sekadar retorika untuk menutupi posisi yang sulit?

Menurut kalian: Siapa yang mengatakan kebenaran? Mengapa data korban tidak lagi dipublikasikan secara terbuka? 

Dan apa dampaknya jika rakyat AS mengetahui bahwa jumlah korban sebenarnya jauh lebih besar dari yang diberitahu?

Sumber: SINDOnews, Reuters, Al Jazeera, AP, pernyataan Laksamana Sayyari, 30 September 2026


Posting Komentar untuk "ANGKA KORBAN AS DIRAHASIAKAN, PENTAGON DITUDUH MENIPU DUNIA! "