Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Pakistan Sebut Makkah Merupakan " Garis Merah " Yang Tidak Boleh Dilanggar


Media Duta,- Di podium PBB, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengeluarkan peringatan keras: setiap ancaman terhadap keamanan dan kesucian Makkah dan Madinah adalah “garis merah” yang tidak boleh dilanggar. 

Pernyataan itu disampaikan Sharif dalam General Debate UNGA ke-81 pada akhir september 2026.

Ia mengecam serangkaian serangan Houthi terhadap Arab Saudi dan secara khusus menyinggung laporan tentang upaya serangan drone terhadap Makkah.

Arab Saudi mengatakan drone tersebut merupakan ancaman terhadap kota suci. Namun, Houthi membantah tuduhan bahwa mereka menargetkan Makkah. 

Bagi Pakistan, isu ini bukan hanya menyangkut keamanan Arab Saudi.

Makkah dan Madinah merupakan dua kota suci umat Islam, sehingga Sharif mengatakan ancaman terhadap keselamatan dan kesuciannya tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa.

 Pakistan juga menyatakan solidaritas penuh kepada Arab Saudi. 

Pernyataan Sharif muncul hanya beberapa pekan setelah Pakistan, Arab Saudi, dan Türkiye menandatangani Makkah Joint Defence Agreement.

Kesepakatan itu menetapkan bahwa serangan bersenjata terhadap salah satu pihak akan dipandang sebagai serangan terhadap ketiganya.

Ketiga negara juga menegaskan bahwa perjanjian tersebut bersifat defensif dan ditujukan untuk pertahanan kolektif. 

Dan sehari setelah pernyataan Sharif di PBB, para kepala pertahanan dan kepala staf militer Pakistan, Saudi Arabia, dan Türkiye bertemu di Riyadh.

Mereka membahas peningkatan pertukaran intelijen, koordinasi militer, integrasi kemampuan, serta pertahanan kolektif. (*)

Posting Komentar untuk "Pakistan Sebut Makkah Merupakan " Garis Merah " Yang Tidak Boleh Dilanggar"