Teheran Media Duta,- Situasi di kawasan Timur Tengah kembali berada di ambang perang besar setelah kesepakatan gencatan senjata yang baru berumur jagung dilaporkan retak total akibat pelanggaran komitmen oleh pihak Amerika Serikat (AS).
Gelombang serangan udara kembali mengguncang wilayah strategis, memicu kepulan asap hitam pekat dari bangunan-bangunan yang hancur akibat jatuhnya bom.
Iran menuding keras Washington telah ingkar janji terhadap nota kesepahaman perdamaian yang telah ditandatangani.
Alih-alih melanjutkan proses diplomasi dalam koridor perdamaian, AS dinilai justru kembali melanjutkan agresi militer dan memblokade jalur perdagangan vital di kawasan tersebut.
Tindakan sepihak ini dinilai oleh pemerintah Iran sebagai bentuk "itikad buruk" yang secara sengaja merusak stabilitas yang tengah diupayakan.
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, segera memimpin rapat darurat di Teheran guna merespons situasi genting ini.
Otoritas tertinggi Iran menegaskan tidak akan tinggal diam atas pengkhianatan kesepakatan tersebut dan bersiap memberikan respons balasan yang menghancurkan jika agresi militer AS dan sekutunya terus berlanjut di tengah ketidakpastian geopolitik global.(*)

Posting Komentar untuk "Ingkar Janji AS Picu Keretakan Komitmen Damai, Bom Kembali Jatuh"