Media Duta,- Saat Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap reaksi spontan saat mendengar cita-cita Presiden Prabowo Subianto membangun hingga 7.000 sekolah terintegrasi di seluruh Indonesia.
Purbaya mengaku langsung “sakit perut” membayangkan anggaran yang harus disiapkan.
Cerita itu disampaikan Purbaya saat berbincang dengan Gita Wirjawan dalam podcast Endgame yang tayang di kanal YouTube Gita Wirjawan.
Menurut Purbaya, Prabowo memiliki gagasan membangun sekolah terintegrasi yang menggabungkan jenjang SD, SMP hingga SMA atau SMK dalam satu kawasan, lengkap dengan fasilitas pendidikan dan laboratorium.
Untuk tahap awal, pemerintah disebut akan membuat pilot project sebanyak 40 sekolah. Purbaya menyebut anggaran yang telah disiapkan mencapai Rp12 triliun, atau sekitar Rp300 miliar untuk satu sekolah.
Namun, target Prabowo ternyata jauh lebih besar. Purbaya mengatakan cita-cita Presiden bukan berhenti pada 40 sekolah, melainkan mencapai sekitar 7.000 sekolah terintegrasi.
“Cita-cita Presiden bukan 40, 7 ribu. Saya sakit perut dengarnya,” ujar Purbaya.
Dengan perkiraan biaya sekitar Rp300 miliar per sekolah, pembangunan 7.000 sekolah secara matematis mencapai sekitar Rp2.100 triliun.
Purbaya sendiri menyebut kebutuhan tersebut bisa mencapai lebih dari Rp1.000 triliun dan menekankan agar pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.
Prabowo sebelumnya juga menyampaikan gagasan pembangunan sekolah terintegrasi di setiap kecamatan.
Dalam penjelasannya, konsep tersebut antara lain dimaksudkan untuk mengonsolidasikan sekolah-sekolah yang kekurangan murid akibat menurunnya angka kelahiran, sekaligus menyediakan fasilitas pendidikan yang lebih lengkap.(*)

Posting Komentar untuk "Purbaya Ngaku Sakit Perut Dengar Prabowo Ingin Bangun 7.000 Sekolah"