Akhirnya Kapolri langsung turun tangan memerintahkan Kapolres Sleman dicopot dan kanit-lantasnya akan di periksa propam mabes Polri dan polda DIY, gara-gara kasus penetapan korban jambret malah jadi tersangka kmrn yg membuat masyarakat marah.
Tapi memang klo dilihat catatan kasusnya polres dan kejaksaan Sleman ini emang ngadi-ngadi banget sering menetapkan korban malah jadi tersangka.
Seperti juga kasus klitih (begal dengan kekerasan) dulu. Dimana warga korban klitih yg melawan dan membunuh pelaku klitihnya malah dipidana 12 tahun dengan pasal pembunuhan.
Lalu kasu Hogi juga mereka justru terkesan melindungi jambretnya dengan alasan perlawanan kepada jambret yg mengakibatkan tersangkanya mati adalah pelanggaran HAM karena yg dijambretnya tidak seberapa.Lalu ada juga kasus Hollywing dimana anggota polres Sleman ini justru mengeroyok pengunjung cafe Hollywing karena membela temannya yg mabok, dan apesnya yg dikeroyok anak komisaris bank Jatim sekaligus caleg partai sehingga kasusnya menjadi viral juga.
Lalu kasus kecelakaan mahasiswa UGM dulu yg jadi absurd setelah ditangani polres Sleman. Karena polres Sleman pada awalnya terkesan lambat dan tidak mau menetapkan tersangka kasus kecelakaan ini yg merupakan anak petinggi, padahal ada korban jiwanya.
Lalu kasus judol dimana warga yg ngakalin aplikasi judol sehingga bikin rugi bandar judolnya malah ditangkap, sedangkan bandar judolnya malah enggak.
Ini polres ane rasa memang bermasalah dan harus dirombak total para petingginya, klo perlu copot atau mutasi sekalian kepedalaman Indonesia biar ada efek jera bagi anggota polisi yg mebalelo dan ngawur semacam ini.

Posting Komentar untuk "Akhirnya Kapolri Turun Tangan Memerintahkan Copot Kapolres Sleman"