Pupus Sudah Harapan dana harapan Itu Kini Terjawab…Basarnas memastikan data langkah yang terekam pada smartwatch milik kopilot pesawat ATR 42-500, Farhan Gunawan, bukan berasal dari aktivitas setelah insiden.
Kepala Basarnas M. Syafi’i menyampaikan bahwa hasil investigasi bersama Polda Sulawesi Selatan menunjukkan data langkah tersebut merupakan rekaman aktivitas lama.
Yang terjadi beberapa bulan sebelum peristiwa basarnas memastikn bahwa rekaman langkah kaki tersebut bukan terjadi Setelah Kecelakaan pesawat, melainkan berasal Dari aktivitas lama beberapa bulan sebelum kejadian
spekulasi yang sempat beredar di masyarakat terkait data smartwatch tersebut tidak berkaitan setelah kejadian pesawat.Semoga Farhan dan korban lainnya segera di temukan.(*)

Posting Komentar untuk "Basarnas Pastikan Data Terekam Pada Smartwatch Milik Kopilot Farhan Bukan Setelah Insiden"