Menanggapi hal tersebut, pihak TNI AD melalui Kadispenad memberikan penjelasan bahwa biaya tersebut dinilai sesuai karena fasilitas yang dibangun menggunakan sistem pompa hidram.
Teknologi pompa hidram dikenal mampu mengalirkan air tanpa membutuhkan listrik maupun bahan bakar, sehingga dianggap efisien untuk jangka panjang, terutama di wilayah yang akses energinya terbatas.Melalui penjelasan ini, diharapkan masyarakat dapat memahami bahwa perbedaan teknologi, kondisi lokasi, serta kebutuhan instalasi dapat memengaruhi total biaya pengerjaan.
Karena itu, penting bagi masyarakat untuk memaklumi bahwa penggunaan teknologi tertentu memang memiliki konsekuensi pada besaran biaya, namun bertujuan memberikan manfaat yang lebih besar dalam jangka panjang.

Posting Komentar untuk "Biaya Pembuatan Sumur Bor Capai Rp 150 juta"