Dua WNA China resmi menjadi tersangka usai bentrok dengan prajurit TNI di tambang emas PT SRM Ketapang.
Pihak kuasa hukum membantah tuduhan penggunaan senjata dan mengeklaim kliennya hanya membawa drone.
Insiden bermula saat pekerja teknis dikepung kelompok pengamanan berpakaian sipil saat memantau lokasi.
Pengacara mengungkap dugaan penganiayaan terhadap 21 pekerja WNA di dalam truk militer saat proses pengamanan.Polda Kalbar menegaskan penetapan tersangka didasarkan pada alat bukti kuat terkait luka pada lima prajurit.
Kapolda menyebut konflik internal manajemen perusahaan menjadi pemicu utama insiden yang kini diproses hukum.(*)

Posting Komentar untuk "Dua WNA China Berani Bentrok Lawan Prajurit TNI Resmi Jadi Tersangka "