Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Rusia Lantang Sebut AS Perampok Dunia, Ingin Kuasai Minyak Venezuela dengan Dalih Berantas Narkoba


Dewan Keamanan PBB menggelar rapat darurat tentang Venezuela pada Senin (5/1/2026) setelah Amerika Serikat (AS) menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Selama rapat berlangsung, AS mendapat kecaman dari sejumlah pihak termasuk Rusia.

Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia menggambarkan tindakan Washington di Venezuela sebagai pelanggaran hukum sekaligus perampokan internasional.

Pasalnya, AS secara terang-terangan ingin menguasai sumber daya alam negara tetangga yakni minyak.

Nebenzia pun menyerukan AS untuk segera membebaskan Presiden Maduro beserta istrinya, Cilia Flores.

"Washington bahkan tidak berusaha menyembunyikan tujuan sebenarnya dari operasi kriminalnya, yaitu pembentukan kendali tanpa batas atas sumber daya alam Venezuela," kata Nebenzia, dikutip dari Anadolu Agency pada Rabu (7/1/2026).

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengungkap alasan menangkap Maduro yakni karena tuduhan perdagangan narkoba.

Namun, isu yang berkembang justru adalah penguasaan sumber daya minyak.

Apalagi, Trump berencana mengerahkan perusahaan besar AS untuk mengelola minyak negara tetangganya tersebut.

Menurutnya, hasil penjualan minyak juga akan mensejahterakan rakyat Venezuela sendiri. (Tribun-Video.com)

Foto 1: Rusia mengecam dan mengutuk tindakan militer AS yang menggempur Venezuela. (Tribun Network)

Foto 2: Tak hanya itu, Rusia pun meradang seusai AS menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya. (Tribun Network)

Posting Komentar untuk "Rusia Lantang Sebut AS Perampok Dunia, Ingin Kuasai Minyak Venezuela dengan Dalih Berantas Narkoba"