Pada Mei 2011 menjadi catatan sejarah emas bagi militer Indonesia. Di bawah komando langsung Presiden SBY, sebuah operasi penyelamatan jarak jauh dilakukan melintasi samudra demi membebaskan sandera dari tangan bajak laut paling ditakuti di dunia:
Drama Penyanderaan yang Mencekam: Kapal MV Sinar Kudus dibajak oleh perompak Somalia yang bersenjata lengkap.
Mencekam: Kapal MV Sinar Kudus Dibajak oleh Perompak Somalia bersenjata lengkap.
Mereka meminta tebusan miliaran rupiah dan mengancam nyawa para ABK. Negosiasi berjalan sangat alot dan penuh tekanan internasional.
Perintah Senyap dari Istana: SBY mengambil langkah berani. Sambil menjalankan negosiasi diplomatis, ia secara rahasia memerintahkan TNI untuk meluncurkan Operasi Satgas Merah Putih.Pasukan elite dari Kopassus, Denjaka, dan Kopaska diberangkatkan sejauh ribuan kilometer ke perairan Somalia.
Pertempuran di Laut Lepas: Setelah uang tebusan (sebagai bagian dari taktik) dijatuhkan, perompak mulai melepaskan kapal.
Namun, TNI tidak membiarkan mereka pergi begitu saja. Terjadi kontak senj4ta sengit di laut saat pasukan elite Indonesia mengejar dan melumpuhkan para perompak yang mencoba melarikan diri.
Misi Sukses Tanpa Korban Jiwa: Pada 1 Mei 2011, seluruh sandera berhasil dibebaskan dalam keadaan selamat tanpa ada satu pun korban jiwa dari pihak Indonesia.
Prestasi ini mendapat apresiasi dunia karena keberanian Indonesia melakukan operasi militer di wilayah perairan asing yang sangat berbahaya.
Kejadian ini membuktikan bahwa diplomasi yang kuat harus didukung oleh kekuatan militer yang disegani.
SBY menunjukkan bahwa meskipun kita cinta damai, Indonesia tidak akan pernah ragu untuk mengangkat senj4ta jika ada yang berani mengusik nyawa rakyatnya.
Hingga hari ini, Operasi MV Sinar Kudus tetap menjadi simbol kebanggaan bahwa Merah Putih memiliki "taring" yang sangat t4jam di mata dunia.

Posting Komentar untuk "Mencekam: Kapal MV Sinar Kudus Dibajak oleh Perompak Somalia bersenjata lengkap"