Kericuhan sempat terjadi di kantor Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan setelah seorang warga bernama Poniah mendatangi kantor tersebut untuk mempertanyakan perkembangan laporan dugaan penggelapan mobil rental yang disebut mandek selama sembilan tahun, Jumat (13/2/2026).
Poniah yang merupakan ahli waris korban datang untuk meminta kejelasan atas laporan yang diduga berkaitan dengan seorang pejabat yang disebut sebagai Plt Camat Medan Kota.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Poniah berupaya menemui Kepala Satuan Reserse Kriminal guna memperoleh penjelasan terkait perkembangan perkara.
Namun, saat menanyakan kepada petugas piket, ia mendapat informasi bahwa pejabat yang ingin ditemui tidak berada di tempat. Situasi tersebut memicu ketegangan hingga terjadi adu argumen singkat di lokasi.
Kepada awak media, Poniah mengungkapkan kekecewaannya atas penanganan laporan tersebut.
“Kemana Kasat Reskrim Polrestabes Medan dan di mana BPKB mobil saya yang menjadi alat bukti kemarin? Selama 9 tahun laporan saya mangkrak.
Saya juga sudah melapor ke Propam Polda dan Wasidik, tapi semuanya seperti saling lempar. Jadi saya harus berbuat apa lagi,” ujarnya.
Ia juga meminta perhatian sejumlah pihak agar memperoleh kepastian hukum.
“Saya mau jumpa dengan Kapolrestabes. Saya minta perhatian pemerintah daerah dan pihak terkait. Apakah saya harus sampai ke Istana Presiden untuk menanyakan laporan saya yang mangkrak ini,” tambahnya.
Poniah mengaku telah menyampaikan pengaduan ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara melalui pengawasan internal termasuk Divisi Profesi dan Pengamanan Polri serta Bareskrim Polri, namun hingga kini ia menyebut belum memperoleh kejelasan.

Posting Komentar untuk "Heboh!! Emma Mengamuk Laporan Penggelapan Mobil Mangkrak 9 Tahun di Polrestabes Medan"