Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Mayjen TNI Amirul Isnaini: Jejak Sang Danjen Kopassus yang Diabadikan dalam Sejarah


Mayjen TNI Amirul Isnaini (24 Maret 1952 – 8 Juni 2003) adalah salah satu perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang menorehkan jejak kuat dalam perjalanan pasukan elite Indonesia. 

Lulusan AKABRI Darat tahun 1975 ini dikenal sebagai prajurit infanteri baret merah Kopassus yang mengabdikan hidupnya bagi negara hingga akhir hayatnya.

Lahir di Malang, Jawa Timur, Amirul tumbuh dalam disiplin keras dunia militer. Kariernya ditempa melalui berbagai penugasan penting, termasuk keterlibatannya dalam Operasi Seroja serta dinamika konflik di Papua.

 Sebagai prajurit Kopassus, ia berada di garis depan berbagai operasi strategis yang menuntut keberanian, ketegasan, dan ketahanan mental.

Puncak kariernya tercatat ketika ia dipercaya menjabat sebagai Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) ke-18 pada periode 2000–2002.

 Ia melanjutkan estafet kepemimpinan dari Mayjen TNI Syahrir MS dan kemudian digantikan oleh Mayjen TNI Sriyanto Muntasram. Di bawah kepemimpinannya, Kopassus terus memperkuat profesionalisme dan kesiapsiagaan sebagai satuan elite TNI AD.

Tak hanya memimpin Kopassus, Amirul juga dipercaya mengemban jabatan strategis sebagai Panglima Kodam VII/Wirabuana serta Pangdam IV/Diponegoro—dua wilayah komando penting yang menuntut kepemimpinan teritorial yang matang dan responsif terhadap dinamika keamanan daerah.

Ia berpulang pada 8 Juni 2003 di Singapura dalam usia 51 tahun. Jenazahnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta sebuah penghormatan bagi para putra terbaik bangsa yang telah mengabdikan hidupnya untuk Indonesia.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya, namanya kini diabadikan sebagai “Kesatrian Amirul Isnaini” di Pusdiklatpassus Daun Lumbung, Cilacap, Jawa Tengah.

 Pengabadian nama tersebut bukan sekadar simbol, melainkan pengingat bagi generasi prajurit berikutnya tentang arti kepemimpinan, loyalitas, dan pengorbanan.

Dari Malang hingga pucuk pimpinan Kopassus, perjalanan Mayjen TNI Amirul Isnaini adalah kisah tentang disiplin, keberanian, dan warisan kehormatan yang tetap hidup dalam tubuh TNI. (*)

Posting Komentar untuk "Mayjen TNI Amirul Isnaini: Jejak Sang Danjen Kopassus yang Diabadikan dalam Sejarah"