Ditengah gemuruh arena Judo ASEAN Games,
saat semua orang mengejar kemenangan, Miftahul Jannah memilih sesuatu yang lebih tinggi nilainya dari Medali.
Ia bisa saja melepas hijabnya
dan mungkin berdiri di podium.Tapi ia memilih menjaga kehormatan, meski harus rela namanya dic0ret dari pertanding4n.
Bagi sebagian orang, itu kelalahan.
Namun bagi kami itu adalah kemenangan yang sesungguhnya.
Ustadz Adi Hidayat pun memberikn apresiasi,
mengh4di4hkan Umroh serta uang tuni Rp 15 juta rupiah.
Karena perjuangan seperti ini tak pernah sia-sia.
Tak perlu takut kehilngan dunia, jika yang kau jaga adalah akhiratmu.
Mbak… mungkin engkau tak membawa pulang medali,tapi engkau telah memenangkan sesuatu yang jauh lebih besar —
kehormatan, iman, dan kebanggaan umat.
Di mata Tuhanmu, kamulah juaranya.
Dan kami bangga padamu.

Posting Komentar untuk "Miftahul, Atlet Judo Dikeluarkan Karena Mempertahankan Jilbabnya"