Oleh: Mr. Lee
Pernyataan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo di Senayan memecahkan ilusi. Untuk pertama kalinya, nomor dua Polri tampil sebagai pengkritik paling brutal terhadap institusinya sendiri-bahkan saat Jenderal Listyo Sigit masih duduk di kursi Kapolri.
Dedi secara terbuka mengakui hal-hal yang selama ini hanya dibicarakan rakyat: respon lambat, aparat brutal, pimpinan wilayah tak becus, dan kultur bobrok yang tak berubah-ubah.la menyebut Damkar lebih gesit dari polisi-sebuah penghinaan paling telak untuk Korps Bhayangkara.la menegaskan police brutality merajalela, menelan korban di banyak daerah.
la membeberkan bahwa 67% Kapolsek dan puluhan Kapolres underperform-indikasi bahwa sistem rekrutmen hingga jenjang promosi Polri sedang sakit.
Dan puncaknya, Dedi mengakui PR terbesar Polri bukan struktur, bukan anggaran, tapi budaya lama yang keras kepala dan tidak mau mati.
Di tubuh Polri sendiri, suara Dedi ini terbaca satu hal:retakan mulai terlihat di pucuk komando.(*)

Posting Komentar untuk "POLRI RETAK? WAKAPOLRI "BUKA-BUKAAN" AIB KORPS BHAYANGKARA DI HADAPAN DPR"