Keberanian Menhan Purbaya jadi mengingatkan saya pada ibu Susi Menhan wanita yang pemberani hingga kapal China di perairan Natuna di rudal.
Purbaya Keras Rebut Kembali Natuna dari Genggaman China. Ini semua karena jokowi?
Utang proyek Kereta Cepat Whoosh yang membengkak hingga Rp116 triliun kini membuka risiko paling berbahaya: kehilangan wilayah strategis Indonesia.
Mantan Menko Polhukam Mahfud MD mengingatkan, jika Indonesia gagal bayar, China tidak akan menyita rel kereta di tengah kota—tetapi bisa menuntut kompensasi strategis seperti Natuna Utara.Kasus serupa sudah terjadi di Sri Lanka, di mana Pelabuhan Nasional akhirnya dikuasai China selama puluhan tahun akibat gagal bayar utang.
Di tengah tekanan agar APBN dipakai menutup kegagalan proyek, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa justru berdiri menolak.
Sikap ini dinilai sebagai langkah penyelamatan, bukan hanya keuangan negara, tapi kedaulatan bangsa.(*)

Posting Komentar untuk "Purbaya Keras Rebut Kembali Natuna dari Genggaman China"