Di tengah polemik yang berkembang, Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan yang menyentuh: seorang pemimpin seharusnya dinilai dari kerja nyata dan manfaat yang dirasakan masyarakat, bukan semata dari penampilan luarnya.
Menurutnya, perbedaan fisik atau gaya tidak boleh menjadi satu-satunya ukuran dalam menilai integritas dan dedikasi seseorang dalam mengemban amanah publik. Bukan semata dari penampilan luarnya.
Ia menegaskan bahwa yang paling penting adalah pelayanan kepada rakyat, kejujuran dalam mengelola anggaran, dan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat.Pernyataan ini pun menggugah banyak pihak dan memunculkan beragam reaksi di tengah publik.
Pada akhirnya, yang dibutuhkan rakyat adalah pemimpin yang bekerja dan memberi manfaat.
Bagaimana pendapat Anda?

Posting Komentar untuk "Seorang Pemimpin Dinilai dari Kerja Yang Nyata dan Manfaat Yang Dirasakan Masyarakat"