Ketegangan di Teluk Oman mencapai titik didih baru setelah militer Iran mengumumkan keberhasilan "Operasi Janji Sejati 4".
Dalam pernyataan resminya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengeklaim telah menghantam habis enam kapal pendarat jenis Landing Craft Utility (LCU) milik Angkatan Laut Amerika Serikat.
Serangan mematikan ini dilaporkan menggunakan kombinasi drone kamikaze jarak jauh dan rudal anti-kapal presisi yang diluncurkan dari baterai pesisir tersembunyi di sepanjang Selat Hormuz.
Pihak Iran menyatakan bahwa operasi ini merupakan balasan langsung atas provokasi militer AS dan upaya blokade maritim terhadap kapal-kapal tanker Teheran.
Penggunaan nama "Janji Sejati 4" menunjukkan keberlanjutan kampanye militer Iran dalam mengusir kehadiran aset asing dari wilayah perairan strategis mereka.
Klaim ini diperkuat dengan rilis video yang diduga menunjukkan momen ledakan di atas kapal-kapal pengangkut logistik dan personel tersebut, yang memicu kepanikan di pusat komando armada AS di kawasan Teluk.
Meskipun Pentagon belum memberikan konfirmasi resmi mengenai jumlah kerugian yang diklaim Iran, laporan intelijen Barat menyebutkan adanya aktivitas penyelamatan besar-besaran di lokasi kejadian.
Para analis keamanan memperingatkan bahwa jika klaim ini benar, maka ini adalah kehilangan aset permukaan terbesar bagi Amerika Serikat dalam satu hari operasional sejak Perang Dunia II.
Insiden ini diprediksi akan memicu eskalasi militer total, di mana Washington kemungkinan besar akan meluncurkan serangan balasan yang jauh lebih destruktif terhadap pusat industri pertahanan Iran.
Sumber: Zona Jakarta

Posting Komentar untuk "Serangan Lau Mematikan Iran Klaim Hancurka Enam Kapal KCU Amerika Serikat"