Makassar Media Duta,-
Salah satu penumpang, drg. Lilies Anggarwati Astuti, mengungkapkan bahwa dirinya memanfaatkan penerbangan subsidi untuk mudik ke Selayar bersama keluarga.
“Iya, pas hari Lebaran, habis salat langsung terbang ke Selayar," sebutnya.
Awalnya berangkat rombongan bersepuluh orang, tapi hari itu yang kembali naik pesawat tinggal berempat orang, "Karena sebagian harus kembali kerja lebih dulu, saya seminggu di sana,” ujarnya.
Ia menyebut, dengan adanya penerbangan rutin tiga kali dalam seminggu, mobilitas masyarakat menjadi jauh lebih mudah. Bahkan, menurutnya, potensi wisata Selayar sangat besar untuk berkembang.
“Saya sempat ke Pantai Pinang, snorkeling dan diving. Banyak wisatawan asing juga di sana. Kalau fasilitasnya makin dilengkapi dan akses jalannya bagus, saya yakin Selayar bisa jadi nomor dua setelah Bali,” katanya.
Lilies juga menyoroti harga tiket yang jauh lebih terjangkau. Ia mengaku hanya mengeluarkan sekitar Rp2 juta untuk lima orang saat keberangkatan, jauh lebih murah dibandingkan destinasi wisata lain.
Pendapat serupa disampaikan Ahmad Hidayah, warga Makassar yang kerap bepergian ke Selayar karena faktor pekerjaan keluarga. Ia menilai program subsidi ini sangat membantu masyarakat, terutama dari sisi biaya.
Sebelumnya tiket bisa sampai Rp700 ribu hingga Rp1 juta, sekarang di kisaran Rp300 ribu sampai Rp400 ribu. "Ini sangat membantu masyarakat, baik untuk wisata maupun kebutuhan pekerjaan,” ujarnya.
Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan bahkan ditingkatkan frekuensinya seiring meningkatnya jumlah penumpang.
“Kalau bisa ke depan penerbangannya ditambah. Termasuk akses transportasi lanjutan dari bandara ke pusat kota Benteng dan sekitarnya agar lebih terhubung,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan Fathia, yang memanfaatkan penerbangan subsidi untuk kembali bekerja di Selayar setelah mudik di Makassar.
“Dulu sebelum ada penerbangan, cukup sulit ke Selayar. Sekarang sangat membantu, lebih cepat dan murah. Perbedaannya jauh sekali," katanya.
Ia berharap program subsidi ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan di masa mendatang.
“Saya berterima kasih kepada Pemprov Sulsel, khususnya kepada Gubernur. Semoga subsidi ini terus ada karena sangat membantu kami,” ujarnya.
Dari sisi operator, Station Representative Fly Jaya Air untuk wilayah Ujung Pandang (Makassar), Syarir, juga menyampaikan apresiasi atas program subsidi penerbangan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemprov Sulsel dapat mendukung program prioritas ini, khususnya untuk rute-rute di wilayah Sulawesi seperti Bone, Selayar, Kendari, dan juga ke Balikpapan,” katanya.
Ia berharap program ini dapat terus berlanjut guna mendukung konektivitas antarwilayah dan meningkatkan aktivitas transportasi udara di daerah.(*)

Posting Komentar untuk "Pemprov Sulsel Hidupkan Kembali Rute Makassar–Selayar"