Arab Saudi mengonfirmasi bahwa Iran melancarkan serangan ke Ibu Kota Riyadh dan wilayah timurnya pada Sabtu (28/2/2026).
Pemerintah Saudi menyatakan, serangan tersebut berhasil dipukul mundur, tetapi menegaskan bahwa negara kerajaan itu berhak mengambil langkah balasan.
Ledakan juga dilaporkan terdengar di sejumlah negara Teluk lainnya, termasuk Uni Emirat Arab (UEA) dan Qatar.
Pemerintah Saudi juga menegaskan bahwa mereka tidak akan tinggal diam atas apa yang disebut sebagai agresi yang tidak dapat dibenarkan tersebut.
“Sehubungan dengan agresi yang tidak dapat dibenarkan ini, Kerajaan menegaskan bahwa mereka akan mengambil semua langkah yang diperlukan.
Untuk mempertahankan keamanannya dan melindungi wilayah, warga negara, serta para penduduknya, termasuk dengan opsi untuk menanggapi agresi tersebut,” bunyi pernyataan itu.(*)

Posting Komentar untuk "Timur Tengah Membara, Arab Saudi Ancam Balas Serangan "