Tim kuasa h*kum aktivis KontraS, Andrie Yunus, mengaku terkejut dengan langkah TNI yang secara tiba-tiba mengumumkan dugaan keterlibatan empat prajuritnya.
Padahal sebelumnya TNI menyebut proses penyel!dikan internal baru dimulai pada Selasa (17/3/2026) malam.
Menurut Fadhil, kecepatan pengungkapan ini justru menimbulkan kecur!gaan, terutama terkait dasar penetapan dan pen4hanan keempat prajurit tersebut.
Di sisi lain, proses penyel!dikan juga tengah berjalan di Polda Metro Jaya dengan sejumlah bukti dan keterangan saksi yang telah dikumpulkan.
Ia pun khawatir langkah ini berpotensi mengaburkan fakta sebenarnya, bahkan tidak menutup kemungkinan pelaku yang diamankan bukan pihak yang bertanggung jawab atas ser4ngan tersebut.
"Baru kemarin malam melakukan itu," kata Fadhil di Kantor YLBHI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/3/2026) dikutip dari Kompas.
"Kami cukup kaget dan sampai dengan saat ini kami juga masih mempertanyakan, memang penyel!dikan macam apa yang dilakukan?" tambahnya.
Ia menambahkan, proses penyel!dikan dan peny!dikan saat ini juga tengah dilakukan oleh Polda Metro Jaya.
Selain itu, seluruh bukti serta pemer!ksaan saksi juga sudah ditangani oleh kepol!sian.
"Pertanyaannya, berdasarkan apa pen4ngkapan terhadap empat orang tersebut? Kami khawatir empat orang ini ternyata bukan pel4ku yang sebenarnya," kata Fadhil.
Ia menilai, ada potensi kasus ini dipersempit menjadi persoalan individual.
"Persoalan yang spontan, bukan soal anc4man pemb*nuhan atau percobaan pemb*nuhan terhadap pembel4 HAM, dalam hal ini Andre Yunus," kata Fadhil yang juga Direktur Lembaga Bantuan H*kum (LBH) Jakarta.

Posting Komentar untuk "Tim Kuasa Hukum Aktivis Kontras Terkejut Tiba-tiba Umumkan 4 Anggota TNI Diduga Terlibat"