Mantan tentara elit Marinir AS yang pulang dari Timur Tengah membawa luka di jiwa. PTSD. Dan satu keyakinan keliru: bahwa Islam adalah musuh.
Amarah itu berubah jadi rencana keji. Merakit bom. Mengincar nyawa jamaah di Islamic Center Muncie saat Shalat Jumat.
Dengan niat survei, ia masuki masjid itu. Berharap disambut dengan permusuhan agar kebenciannya makin sah.
Namun Allah punya rencana lain. Tidak ada kebencian yang ia temukan. Yang ada hanya akhlak. Yang ada hanya Islam yang sesungguhnya: damai, ramah, memanusiakan manusia.
Di titik itulah, bom kebencian di dadanya meledak lebih dulu. Ia tersungkur. Bukan karena ledakan IED, tapi karena hidayah.
Masya Allah. Dari niat membantai, Allah antarkan ia pada jalan kebenaran. Karena hidayah bisa datang kapan saja, di mana saja, kepada siapa saja.
#AgamaIslam #Hidayah #TimurTengah

Posting Komentar untuk "Dulu, nama Richard McKinney Identik Dengan Kebencian. "