Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Megawati Tegas, Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik Israel


 Haru Bertemu Dubes Palestina, Megawati Terisak Kenang Pesan Bung Karno: Kemerdekaan palestina Adalah sebuah keharusan

 Pertemuan penuh emosi dan persaudaraan terjadi di kediaman Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).

 Megawati menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari, yang datang untuk menyampaikan apresiasi sekaligus memaparkan kondisi memprihatinkan negaranya di tengah tekanan dan serangan zionis Israel yang kian meluas.

Dubes Alsattari membuka pembicaraan dengan menguraikan fakta di lapangan yang sangat memilukan. 

Ia menyebut puluhan ribu bangunan dan rumah hancur lebur, ribuan nyawa melayang, dan mayoritas korbannya adalah ibu serta anak-anak yang tak berdosa. 

Tak hanya itu, dunia kewartawanan pun berduka, sebab tercatat ada 200 jurnalis yang gugur saat menjalankan tugas melaporkan fakta.

"Israel menghancurkan harapan rakyat Palestina. Dalih menyerang atas nama Hamas tidak berdasar, sebab rumah sakit, sekolah, gereja, hingga para jurnalis yang jelas bukan bagian dari kelompok itu, ikut menjadi sasaran," ungkap Dubes Alsattari.

Mendengar penjelasan tersebut, Megawati tak kuasa menahan haru hingga terisak. Putri Proklamator Bung Karno itu pun mengaitkan perjuangan rakyat Palestina dengan sejarah panjang kemerdekaan Indonesia.

 Ia kembali mengingatkan pesan sang ayah dan semangat Konferensi Asia-Afrika 1955 di Bandung, yang sejak awal telah menjadi tonggak seruan internasional bagi kemerdekaan Palestina.

"Bung Karno berpesan agar selalu mendukung kemerdekaan Palestina. 

Saya yakin, Israel mungkin bisa menghancurkan fisik, tapi di dada rakyat Palestina ada jiwa yang bergelora, tak akan padam, dan tak mudah menyerah. 

Seperti Indonesia, kemerdekaan itu pasti akan tercapai," ujar Megawati dengan tegas.

Ia juga menegaskan perlunya reformasi PBB agar organisasi dunia itu lebih berdaya mengatasi gejolak geopolitik dan ketidakadilan global saat ini.

Di momen yang penuh makna itu, Dubes Alsattari memberikan penghormatan istimewa dengan menyelempangkan kafiyeh merah—simbol perjuangan dan identitas Palestina—ke bahu Megawati.

 Ia pun mengangkat jari membentuk simbol "V" sebagai doa kemenangan. Sebagai jawaban, Megawati hanya berpesan singkat namun kuat: "Be strong" (Tetap tegar).

Suasana haru sedikit mencair di akhir pertemuan saat Dubes Alsattari berseloroh mengajak Megawati adu panco, sekaligus mendoakan agar putri Bung Karno itu senantiasa sehat dan kuat mendampingi perjuangan rakyat Palestina. 

Pertemuan ini terjadi di tengah situasi diplomasi dunia yang memanas. 

Baru-baru ini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan ultimatum keras: negara-negara Arab dan Muslim harus segera menormalisasi hubungan dengan Israel setelah konflik Iran selesai, atau dianggap musuh AS. 

Tekanan internasional ini justru membuat dukungan solidaritas seperti yang disampaikan Megawati menjadi semakin berharga dan krusial bagi kelanjutan perjuangan Palestina.

Turut mendampingi Megawati dalam pertemuan tersebut, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPP Ahmad Basarah, Direktur Hubungan Luar Negeri Hanjaya Setiawan, dan politisi M. Guntur Romli. 

Sebelumnya di hari yang sama, Megawati juga telah menerima kunjungan Duta Besar India, Sandeep Chakravorty, untuk membahas kerja sama bilateral.(*)

Posting Komentar untuk "Megawati Tegas, Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik Israel"