Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Netanyahu Pergi, Negara Ikut Mati" Prediksi Mengerikan dari Surat Kabar Israel Haaretz.


Baru-baru ini, surat kabar Israel yang cukup terpandang, Haaretz edisi Ibrani, memuat sebuah artikel yang sangat mengejutkan.

Isinya bukan sekadar kritik, tapi semacam "wasiat kematian bagi negara Israel sendiri.

Artikel dengan judul keras itu menyebutkan bahwa kegagalan Netanyahu bukan hanya menghancurkan pemerintahan, tapi menghancurkan SEMUANYA.

Mari kita baca poin-poin penting yang ditulis oleh media Israel itu sendiri:

- Negara hancur dari dalam.

Masyarakat Israel disebut semakin pecah, institusi negara terkikis, militer melemah, peradilan ketakutan, media dangkal, dan parlemen (Knesset) kehilangan keseimbangan.

- Tidak ada solusi untuk Palestina.

Masalah inti yang sudah berdarah-darah ini diakui tidak punya jalan keluar.

- Dunia benci Israel, simpati habis.

Netanyahu dinilai sebagai penyebab utama kebencian global yang tak tertandingi. Rakyat Israel kini menjadi bangsa yang dibenci dunia.

- Paling mengerikan: akhir Netanyahu akhir Israel. Bukan kemenangan kalau Netanyahu pergi. Justru sebaliknya: kepergiannya akan menandai jatuhnya negara itu sendiri.

Lalu, artikel ini ditutup dengan kalimat yang sangat filosofis sekaligus tragis:

 Ketika kita berdiri di depan kematian kita yang sudah dekat, hanya satu pertanyaan tersisa: apakah ada kehidupan setelah kematian? Kita harus mati untuk mengetahuinya. 

Mungkin setelah negara ini mati, akan lahir negara lain, dan kita akan menyaksikan kebangkitan baru untuk tanah air baru di tempat yang berbeda.

Yang pasti, kita tidak akan pernah bisa menjalani kehidupan seperti dulu lagi. Kita telah mencapai titik tanpa jalan kembali. 

Tidak ada masa depan bagi negara ini. Akhir Netanyahu akan menjadi akhir negara ini, Dialah yang telah membunuhnya."

Media Israel sendiri sudah "menggugat" bahwa negara mereka sedang menuju kehancuran, dan Netanyahu adalah kuncinya. 

Bukan karena dia terlalu kuat, tapi karena kehancurannya sudah sistemik dan tak bisa dipulihkan.

Apakah ini pertanda sebuah negara paling durjana di dunia mendekati kepunahan?

Sumber.

- Haaretz

-

Posting Komentar untuk "Netanyahu Pergi, Negara Ikut Mati" Prediksi Mengerikan dari Surat Kabar Israel Haaretz."