Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Selewengkan Anggaran Rp500 Juta, Mentan Pecat ASN berinisial C

Jakarta Media Duta, - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memecat seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan). 

Tindakan tegas ini diambil terkait penyelewengan anggaran pertanian senilai hampir Rp500 juta, dan kini statusnya telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh aparat penegak hukum.

Pemecatan resmi yang ditandatangani pada 7 Mei 2026 lalu ini merupakan bagian dari komitmen besar Kementan dalam melakukan aksi bersih-bersih internal serta menindak tanpa pandang bulu setiap praktik penyalahgunaan uang negara.

"Kami baru tanda tangan pemecatannya, tanggal 7 Mei 2026 kami berhentikan, inisialnya C, sekarang DPO," kata Mentan Andi Amran Sulaiman di Jakarta, Selasa (19/5/2026)

Menurut Amran, penyalahgunaan anggaran negara merupakan bentuk pengkhianatan nyata terhadap amanah rakyat.

 Terlebih, saat ini pemerintah sedang mencurahkan fokus penuh untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui berbagai program strategis sektor pertanian.

Sesuai dengan arahan tegas Presiden Prabowo Subianto untuk memperketat pengawasan internal pemerintahan, Amran menegaskan tidak ada lagi ruang kompromi bagi para mafia anggaran maupun pelaku korupsi di lingkungan Kementan.

Kementerian Pertanian juga berharap aparat penegak hukum segera menangkap ASN berinisial C tersebut agar dapat mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain, baik dari internal maupun luar kementerian.

Langkah mengumumkan kasus ini ke publik sengaja dilakukan agar masyarakat maupun seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian lebih waspada.

Hingga saat ini, pihak Kementan belum membuka secara rinci unit kerja maupun detail proyek yang diselewengkan oleh ASN berinisial C tersebut, demi menjaga kelancaran proses pengejaran yang sedang dilakukan oleh aparat kepolisian.

Menurut dia, pengungkapan lebih detail terkait kasus itu akan disampaikan setelah ASN berinisial C berhasil ditangkap, sehingga proses hukum dapat berjalan terbuka sekaligus mengungkap pihak lain yang diduga terlibat.

"Mudah-mudahan ditangkap dan menunjuk lagi siapa temannya di pertanian dan di luar. Itu harus kita bersihkan.

 Itu perintah Bapak Presiden tidak ada lagi kompromi, tidak ada lagi ruang untuk bermain-main. Ini uang rakyat kita pertanggungjawabkan," kata Amran. (*)

Posting Komentar untuk "Selewengkan Anggaran Rp500 Juta, Mentan Pecat ASN berinisial C"