Pesepak bola asal Maroko, Hakim Ziyech, secara terbuka merespons ancaman dari Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, melalui sebuah unggahan tegas di akun Instagram Story pribadinya.
Dalam pernyataan terbarunya tersebut, Ziyech menuliskan pesan ringkas, "Kami tidak takut pada Zi0n1sme!!", yang dilengkapi dengan sematan emoji mengedip serta kepala babi.
Ketegangan ini bermula ketika Ziyech melayangkan kritik keras terhadap undang-undang baru di Israel yang melegalkan hukuman mati bagi tahanan Palestina yang divonis melakukan serangan mematikan.
Kritik tersebut memicu reaksi keras dari Ben-Gvir, yang kemudian melabeli mantan pemain Chelsea itu sebagai seorang "antisemit".
Ben-Gvir menegaskan bahwa otoritas Israel tidak akan lagi bersikap lunak terhadap pihak-pihak yang dianggap sebagai musuh, seraya menyatakan bahwa Ziyech beserta kelompok antisemit lainnya tidak akan lolos dari tindakan hukum.
Aksi saling balas di ruang digital ini semakin mempertegas rekam jejak Ziyech sebagai salah satu atlet dunia yang sangat vokal menyuarakan isu-isu kemanusiaan di Timur Tengah.
Sebelum insiden ini terjadi, pemain sayap tersebut tercatat sudah beberapa kali memanfaatkan platform media sosialnya secara terbuka untuk mengekspresikan solidaritas dan dukungan moral kepada rakyat Palestina.(*)

Posting Komentar untuk "Pesepak Bola Hakim Ziyech Balas Ancaman Menteri Israel Lewat Unggahan Media Sosial"