Media Duta,- Pada 10 September 2026, Israel menghancurkan jaringan terowongan bawah tanah yang disebut milik Hizbullah di kawasan Ali al-Taher, Lebanon Selatan.
Militer Israel menyatakan lebih dari 1.100 ton bahan peledak digunakan untuk menghancurkan jaringan bawah tanah sepanjang lebih dari 2 kilometer.
Ledakan besar tersebut kemudian diikuti getaran yang tercatat sekitar magnitudo 4,1 oleh USGS.
Israel menyebut kompleks tersebut sebagai infrastruktur strategis Hizbullah yang dibangun selama lebih dari dua dekade dan mencakup fasilitas komando serta penyimpanan persenjataan.
Klaim mengenai isi kompleks tersebut terutama berasal dari pihak Israel dan belum seluruhnya dapat diverifikasi secara independen.
Ledakan itu juga dilaporkan menimbulkan kerusakan besar pada kawasan sekitar dan mengubah lanskap di wilayah Ali al-Taher. Peristiwa tersebut kembali menunjukkan betapa dahsyatnya eskalasi militer di Lebanon Selatan.
Sumber: CNBC, laporan media internasional

Posting Komentar untuk "ISRAEL LEDAKKAN 1.100 TON BOM DI LEBANON, TREMOR M4,1 TERDETEKSI"