Media Duta,-Mayor Jenderal TNI (Purn.) Syamsul Andi Mappareppa merupakan salah satu tokoh militer senior Indonesia asal Sulawesi Selatan yang dikenal memiliki rekam jejak panjang di kesatuan elit Kostrad maupun teritorial.
Selain kiprah militernya yang cemerlang, beliau juga dikenal luas karena kesederhanaan perilakunya.
Mayor Jenderal (Purn) Syamsul Andi Mappareppa, putra asli Sulawesi Selatan, Anak dari Andi Baso mappasala yang lebih dikenal sebagai salah satu pendiri atau tokoh perintis lembaga pendidikan YAPI Taretta dan Nama beliau juga diabadikan sebagai nama jalan di Taretta serta nama ambalan pramuka di MA Yapi Taretta (Ambalan Andi Baso Mappasala).Syamsul Andi Mappareppa Menempuh pendidikan di AKABRI Darat (Akademi Militer) dan lulus pada tahun 1973, satu angkatan dengan beberapa tokoh militer ternama seperti Mayjen TNI (Purn.) Achmad Djunaidi Sikki dan Jenderal TNI (Purn.) Susilo Bambang Yudhoyono.
Beliau sangat dikenal sebagai sosok yang sederhana. Salah satu kisah populer tentangnya dimuat oleh Kompas Regional, di mana saat ia sudah menjabat sebagai Kepala Staf Kostrad bintang satu (Brigjen) dan pulang ke Makassar, beliau menolak menggunakan fasilitas dua mobil mewah yang disiapkan aparat setempat.
Beliau justru lebih memilih naik mobil Toyota Kijang biasa agar tidak mencolok.
Sepak terjangnya di TNI Angkatan Darat didominasi oleh penugasan di pasukan tempur elit (Kostrad) serta komando teritorial strategis.
Dibesarkan di kesatuan Infanteri, beliau pernah memegang tongkat komando sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 726/Waspada pada periode 1990–1991.
Karier di Lingkungan Kostrad: Beliau mendapat kepercayaan besar untuk menduduki jabatan-jabatan strategis di Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad).
Beliau pernah mengemban amanah sebagai:Kepala Staf Kostrad (Kasbi/Kas-Kostrad).Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad (Pangdivif 1/Kostrad) periode 2001–2002.
Dan beliau juga pernah menjabat Panglima Kodam V/Brawijaya (2005–2007): Puncak karier teritorialnya diraih saat beliau dipromosikan menjadi Pangdam V/Brawijaya di Jawa Timur menggantikan rekan seangkatannya, Mayjen TNI Achmad Djunaidi Sikki.
Di sini, beliau memimpin keamanan wilayah Jawa Timur yang sangat dinamis.
Setelah menyelesaikan pengabdiannya di dunia militer dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal (Bintang Dua), beliau melanjutkan pengabdian di sektor sipil dan politik. Beliau pernah dipercaya menjadi Staf Ahli Mendagri.
Pada awal tahun 2008, menyusul berakhirnya masa jabatan Gubernur Sulsel saat itu, nama beliau sempat mencuat kuat di pemerintahan pusat sebagai calon caretaker (Penjabat) Gubernur Sulawesi Selatan.
Beliau juga pernah bergabung dengan partai politik dan tercatat pernah diamanahi jabatan penting sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan pada tahun 2010.
Beliau juga sempat mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI untuk daerah pemilihan Sulawesi Selatan.(*)

Posting Komentar untuk "Syamsul A. Mappareppa Putra Terbaik Sulawesi Selatan"