Jakarta Media Duta,- Kasus ini bikin miris. Berawal dari tudingan santet terhadap dua anaknya, seorang lansia di Sampang kini harus berhadapan dengan hukum setelah tetangganya meninggal dunia.
Pria berinisial BR (77) diduga menyerang tetangganya, NM (72), di Dusun Gunung Kesan, Desa Tamberu Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang.
Berdasarkan keterangan polisi, BR menuding korban telah menyantet dua anaknya hingga kerap sakit-sakitan.Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto menjelaskan, BR mendatangi korban yang saat itu berada di kandang tak jauh dari rumahnya. BR kemudian diduga melakukan penganiayaan menggunakan linggis hingga korban tersungkur dan mengalami luka.
Korban sempat mendapat tindakan medis dan dibawa pulang untuk menjalani rawat jalan. Namun, kondisinya kemudian memburuk hingga akhirnya meninggal dunia. Keluarga korban lantas melaporkan peristiwa tersebut kepada polisi.
Yang turut menjadi sorotan adalah keterangan BR setelah kejadian. Ia disebut tidak menyesali perbuatannya karena khawatir akan ada korban lain jika dirinya tidak bertindak.
Tudingan santet tersebut merupakan klaim dari BR dan bukan fakta yang telah terbukti.
Kepercayaan atau kecurigaan apa pun tentu tak seharusnya berujung pada kekerasan. Menurut kalian, bagaimana kasus seperti ini seharusnya disikapi?
Sumber: @komunitaskabarmadura

Posting Komentar untuk "Seorang Lansia Membunuh Tetangganya, Buntut Dua Anaknya Disantet Hingga Sakit"