Makassar Media Duta, – Sebanyak 555 lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar (STIEM) Bongaya mengikuti Wisuda XLI di Hotel Four Points by Sheraton, Makassar, Rabu, 29 Oktober 2026. Para lulusan dari jenjang doktor, magister, hingga sarjana itu mendapat pesan tentang pentingnya menjaga mutu diri, memperluas kolaborasi dengan dunia kerja, dan meneruskan semangat generasi muda pendiri bangsa.
Perwakilan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX, Kepala Bagian Umum Dr. Syahruddin, S.T., M.M., turut menghadiri kegiatan tersebut. Wisuda juga diisi orasi ilmiah oleh CEO Media Group, Mohammad Mirdal Akib.
Dari total 555 wisudawan, sebanyak lima orang berasal dari Program Doktor Ilmu Manajemen. Sebanyak 65 lulusan dari Magister Manajemen dan 42 lulusan Magister Ilmu Akuntansi. Sementara itu, 443 wisudawan lainnya berasal dari program sarjana Akuntansi dan Manajemen.
Dalam sambutannya, Syahruddin menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan dunia kerja. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi salah satu kunci untuk memperluas peluang penyerapan lulusan di dunia profesional.
“Kolaborasi adalah sebuah keniscayaan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa perluasan kerja sama harus berjalan seiring dengan peningkatan mutu lulusan. Perguruan tinggi perlu menyiapkan alumni yang memiliki kompetensi dan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
Pesan mengenai kualitas sumber daya manusia itu sejalan dengan harapan Ketua STIEM Bongaya, Prof. Jannati Tangngisalu. Ia mengingatkan para wisudawan agar tidak melupakan orang-orang yang telah mendukung perjalanan pendidikan mereka.
Jannati secara khusus menyoroti peran orang tua dalam mengantarkan mahasiswa hingga menyelesaikan studi. Keberhasilan meraih gelar akademik, menurutnya, tidak terlepas dari dukungan dan pengorbanan keluarga.
Sementara itu, Mohammad Mirdal Akib mengajak para lulusan mewarisi semangat pemuda Indonesia yang melahirkan Sumpah Pemuda pada 1928. Ia menekankan bahwa usia muda bukan penghalang untuk mengambil peran penting dalam kehidupan bangsa.
Mirdal mencontohkan sejumlah tokoh pergerakan nasional, seperti Soekarno, Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir, dan Daan Mogot. Mereka telah menunjukkan kiprah dalam perjuangan bangsa sejak usia muda.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para lulusan agar tidak berhenti pada pencapaian akademik. Gelar yang diraih perlu menjadi bekal untuk berkontribusi di tengah masyarakat, dunia usaha, dan pembangunan nasional.
Melalui Wisuda XLI ini, STIEM Bongaya melepas ratusan lulusan yang akan memasuki berbagai bidang pengabdian. Tantangan berikutnya adalah membuktikan kompetensi, menjaga integritas, serta membangun kolaborasi agar ilmu yang diperoleh memberi manfaat nyata. (*)
Penulis: Makmur Madjid (Humas STIEM Bongaya)

Posting Komentar untuk "STIEM Bongaya Wisuda 555, Yang Terdiri 5 Orang Doktor, 65 Magister Manajemen dan 42 Magister Akuntansi Serta 443 Program S1 "