Serius Nyesel gue menganggap Riza Chalid orang kuat bahkan raja kegelapan, rupanya emang bener masih kuat CEO MBG.
Selama ini Negara lewat narasinya bahkan gue kedoktrin kalau Riza itu The Godfather, orang yang tak tersentuh.
Tapi liat nasib anaknya, Kerry Adrianto, sekarang. Ternyata, di atas mafia, masih ada yang lebih gangster: Negara yang pake topeng hukum buat "ngebegal" pebisnis secara legal.
Kenapa gue bilang lebih kuat CEO MBG (Pejabat)?
Karena mafia kalau mau duit harus lobi sana-sini, harus main cantik di bayang-bayang. Tapi kalau Penguasa lagi "lapar"?
Mereka tinggal ketok palu sidang, puter balikin logika, dan voila! Duit swasta sah dirampas atas nama "Kerugian Negara".Liat kasus Kerry ini. Ini bukti kalau negara lagi main kotor dengan logika "Makan Dulu, Bayar Belakangan, Terus Minta Duit Balik."
Ini Logika "Begal tapi Berjas"
Kerry lewat PT OTM nyewain tangki minyak ke Pertamina. Kontrak resmi. Tangki dipake 10 tahun. Minyak aman, distribusi lancar, rakyat dapet bensin.
Begitu kontrak kelar, Jaksa dateng dan bilang: "Eh, balikin semua duit sewa 10 tahun itu! Itu kerugian negara!"
Anjir, ini level kotornya udah di luar nalar.
Ibarat lo makan di Warteg, lo abisin nasinya, lo kenyang, terus lo lapor polisi bilang tukang Wartegnya ngerampok lo karena lo ngerasa "gak perlu-peralu amat makan di situ".
Ada Fakta yang Ditutupin
Jaksa teriak rugi Rp2,9 Triliun (Total Loss). Padahal di sidang:
Ahok (komisaris Pertamina) diem-diem aja selama menjabat. Gak ada masalah, aneh kan?
Yang paling gue kaget justru si Karen Agustiawan (Eks Dirut) bilang tangki itu justru PENYELAMAT stok nasional.
Barang Ada, Jasa Dipake. Bukan Proyek Fiktif!
Terus kalau duit sewa diminta balik, Pertamina selama 10 tahun itu dapet FASILITAS GRATIS dong? Siapa yang sebenernya maling?
Swasta yang nyediain jasa, atau Negara yang mau nikmatin fasilitas tanpa mau keluar duit sepeserpun?
Yang paling gue takutin…
Kalau Riza Chalid—yang katanya raja minyak—aja anaknya bisa diginiin sama negara, apalagi pebisnis kroco kayak kita?
Ini pertanda buruk buat semua kedepan, kenapa?
Yang paling gue takutin…
Kalau Riza Chalid—yang katanya Raja minyak—aja anaknya bisa diginiin sama negara, apalagi pebisnis kroco kayak kita?
Ini pertanda buruk buat semua.
Besok-besok, negara bisa nyewa jasa lo, nyuruh lo kerja, dan pas lo tagih bayaran atau kontrak abis, lo malah dipenjara dituduh ngerugiin negara.
Jadi, berhentilah nelen ludah media yang cuma teriak "Korupsi! Korupsi!". Pake otak.
Di kasus ini, Kerry cuma kambing hitam. Pelaku utamanya adalah sistem yang ngerasa bisa ngelakuin apa aja—termasuk ngerampok swasta—cuma karena mereka yang pegang stempel hukum.
Ternyata Mafia yang paling ngeri itu bukan yang duduk di meja judi, tapi yang duduk di meja kekuasaan, bikin hukum kebijakan yang ujungnya mementingkan golongannya .(*)

Posting Komentar untuk "Makan Dulu, Bayar Belakangan, Terus Minta Duit Balik"