Kami adalah sahabat masa kecil, sama-sama anak transmigrasi tahun 1979 di sebuah sudut desa yang terpencil Sulawesi Tengah. (Dan bersahabat sampai sekarang, kebetulan kami satu desa).
Sejak Kecil Bersahabat Sama-sama Anak Transmigrasi Yang Tinggal di Desa Terpencil
I made Sentana, begitu nama nya, Kami tinggal di desa yang sama, (Balinggi, dia banjar Palasari, saya banjar Wanaprasta) kami juga bersekolah di tempat yang sama (SDN INPRES 1 BALINGGI), dan berasal dari desa yang sama di Bali (SANGEH).
Dan saat itu kami CVT hanyalah anak-anak desa yang menjalani hari dengan sangat sederhana, tidak ada yang kami pikirkan selain sekolah dan sawah, pagi pergi ke sekolah, pulang membantu orang tua di sawah. Hanya itu dunia kami waktu itu , hanya sekolah dan sawah, sawah dan sekolah.
Waktu berlalu begitu cepat, puluhan tahun berlalu, akhir nya kami sudah menjadi seperti hari ini, dengan seragam kebanggaan kami masing-masing.
Dulu kami hanyalah anak-anak petani miskin yang orang tua nya hanya mengandalkan hasil sawah dan hasil memburuh, kini kami pun tetap anak-anak petani, tapi petani yang jauh lebih maju.
Bahkan kami sendiri pun masih tetap menggarap tanah, masih mencintai sawah dan kebun seperti orang tua kami dahulu.
Tanah, sawah, dan kerja keras orang tua kami adalah bagian dari hidup kami sejak kecil. Karena itulah, sejauh apa pun langkah kami pergi, sesungguhnya kami tetap anak-anak petani.

Posting Komentar untuk "Semasa Kecil Bersahabat Sama-sama Anak Transmigrasi Yang Tinggal di Desa Terpencil"