Rubio mengkritik Iran dengan mengatakan bahwa negara itu memiliki uang, tetapi alih-alih meningkatkan kehidupan rakyatnya, negara itu malah mengirimkan sumber daya ke kelompok-kelompok seperti Hizbullah dan Hamas.
Menurutnya, setiap dolar yang diperoleh dari minyak atau pencabutan sanksi harus dibelanjakan di dalam negeri.
Kemudian Araghchi dilaporkan mengalihkan pertanyaan tersebut ke Washington.
Amerika Serikat adalah salah satu negara terkaya di dunia, namun miliaran dolar terus mengalir ke Israel dan sekutu lainnya untuk senj4ta dan peper4ngan.
Sementara itu, warga Amerika berjuang dengan biaya perawatan kesehatan yang mahal, biaya perumahan yang meningkat, utang mahasiswa, tunawisma, dan infrastruktur yang terabaikan.
Jadi mengapa argumen Rubio hanya berlaku untuk Iran?

Posting Komentar untuk "Abbas Araghchi Justru Membalas Argumen Marco Rubio Sendiri—dan Tanggapannya Sangat Brutal"