Donald Trump meningkatkan retorikanya terhadap Iran, memperingatkan bahwa jika Teheran menolak untuk menyerah, Amerika Serikat dapat melancarkan invasi darat.
Tetapi mantan perwira Pasukan Khusus Angkatan Darat AS, Joe Kent, telah mengeluarkan peringatan yang meng3rikan: menginvasi Iran bukanlah operasi militer yang cepat atau mudah—itu bisa menjadi jebakan yang mematikan.
Iran memiliki militer yang besar dan berpengalaman dalam pertempuran, medan yang sulit, dan jaringan regional yang luas. Menurut Kent, pasukan Iran dapat mengisolasi pasukan Amerika, mengganggu jalur pasokan mereka, memutus dukungan udara, dan berpotensi menyandera tentara AS. Perang darat dapat dengan cepat berubah menjadi konflik berkepanjangan dengan konsekuensi yang menghancurkan bagi anggota militer Amerika dan keluarga mereka.
Para kritikus berpendapat bahwa Trump mempertaruhkan nyawa warga Amerika muda untuk memuaskan ambisi politik dan ego pribadinya. Mereka khawatir bahwa orang-orang yang memerintahkan invasi akan tetap aman di balik podium sementara tentara biasa membayar harga tertinggi.
Iran telah berulang kali mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan invasi. Pertanyaan sebenarnya adalah apakah Washington memahami dampak kemanusiaannya sebelum melangkah lebih jauh dari yang mungkin bisa mereka perbaiki.(*)

Posting Komentar untuk "Trump Ingin Mengirim Anak Muda Untuk Mati Demi Egonya"