Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Prof Erma Soroti Sikap Jokowi Tak Punya Malu Soal Gibran

 

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Erma Yulihastin, melontarkan krit1k tajam terhadap sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo terkait pencalonan dan jabatan putranya, Gibran Rakabuming Raka, sebagai wakil presiden.

Pernyataan tersebut disampaikan Erma menanggapi hasil wawancara Jokowi dengan siniar *Bocor Alus Politik* milik Majalah Tempo. Dalam wawancara itu, Erma menilai Jokowi berupaya membantah berbagai tudingan yang dialamatkan kepadanya dan selalu berlindung di balik argumen demokrasi.


Prof Erma Soroti Sikap Jokowi Tak Punya Malu Soal Gibran

#brin

#jokowi

#gibran

#mukatembok

"Semua dibantah dan selalu mengatasnamakan demokrasi," kata Erma melalui akun media sosial X pribadinya, dikutip Jumat (28/8/2026).

Kendati demikian, Erma mengaku kecewa lantaran tidak mendapati adanya rasa penyesalan, rasa bersalah, ataupun pengakuan terbuka dari Jokowi mengenai kapasitas putranya di kursi kepemimpinan nasional. Menurutnya, mantan Wali Kota Solo itu setidaknya bisa bersikap objektif terhadap kelayakan sang putra.

"Ada satu hal yang paling mengecewakan, yaitu tak ada sama sekali rasa bersalah atau minimal mengakui bahwa an4knya itu sebenarnya tidak layak dan tidak kompeten," ujar Erma.

Dalam kesempatan yang sama, Erma turut mempertanyakan efektivitas sistem demokrasi di Indonesia yang dinilainya gagal memunculkan figur pemimpin dengan kompetensi mumpuni dari populasi yang mencapai 280 juta jiwa.

"Ayolah, 280 juta orang Indonesia, masa iya demokrasi tak bisa memunculkan yang benar-benar kompeten?" imbuhnya.

Ia juga melayangkan krit1k ker4s terhadap institusi partai politik yang dinilai gagal menjalankan fungsi kaderisasi secara optimal. "Itu parpol-parpol gunanya apa sih?" ucapnya.

Polem1k Cawe-cawe dan Putusan MK.

Perjalanan politik Gibran Rakabuming Raka hingga menduduki kursi wakil presiden sebelumnya tak lepas dari kontroversi dan isu Cawe-cawe politik yang dilakukan Jokowi menjelang Pemilu 2024. Jokowi sempat berdalih bahwa keterlibatannya merupakan bentuk tanggung jawab moral demi memastikan transisi kepemimpinan berjalan lancar tanpa gejolak.

"Ya, harus menjaga agar di kepemimpinan nasional serentak, pilpres itu bisa berjalan baik, tanpa ada ri4k-ri4k yang membah4yakan bangsa dan negara," ujar Jokowi dalam Rakernas III PDI Perjuangan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (6/6). 

Ia menegaskan dirinya tidak akan tinggal diam menghadapi potensi anc4man terhadap stabilitas negara.

Isu C4we-c4we tersebut kian santer dikaitkan dengan terbitnya Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90/PUU-XXI/2023 pada 16 Oktober 2023. 

Putusan yang mengubah syarat batas usia minimal capres-cawapres tersebut memberikan jalan bagi kepala daerah berusia di bawah 40 tahun—termasuk Gibran—untuk ikut berkontestasi dalam Pilpres 2024.

Posting Komentar untuk "Prof Erma Soroti Sikap Jokowi Tak Punya Malu Soal Gibran"