Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Connie Bakrie Bongkar Politik Dinasti Jokowi dan Ingatkan Risiko People Power: Prabowo-Gibran Terancam!


Jakarta Media Duta,- Pakar militer, pertahanan, keamanan, sekaligus intelij3n, Connie Rahakundini Bakrie, melontarkan krit1k taj4m terhadap dinamika politik nasional menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres).

 Dalam perbincangannya di kanal YouTube Abraham Samad Speak Up, Connie menilai bahwa Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja dan membandingkan situasi tersebut dengan aroma keb4ngkitan gerakan sosial tahun 1998.

Connie menyoroti langkah Joko Widodo yang dinilai telah melampaui batas etika politik dengan mendorong putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. 

Menurutnya, proses yang melibatkan perubahan konstitusi dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut telah menc3derai semangat reform4si.

Bukan Salah Prabowo, Melainkan Ujian Berat

Dalam pandangannya, Connie menegaskan bahwa majunya Prabowo Subianto sebagai calon presiden adalah sebuah keniscayaan politik. 

Namun, kehadiran Gibran sebagai cawapres melalui cara-cara instan justru dinilai merugikan posisi Prabowo di mata publik.

"Buat saya hukum langit itu enggak boleh dibantah. Pak Prabowo sudah *on the right track*. Tapi dengan munculnya tiba-tiba putra mahkota—kita sebutnya bukan presiden.

 Karena presiden enggak boleh nunjuk-nunjuk—menjadi cawapres dengan cara mengobr4k-4brik konstitusi, saya enggak bisa terima," ujar Connie.

Ia juga menyoroti bagaimana Presiden Soeharto yang selama ini kerap dicap dikt4tor tidak pernah mengangkat anak kandungnya secara instan menjadi wakil presiden. 

Connie menyebut bahwa keputusan-keputusan politik saat ini justru memicu keger4man di tengah masyarakat luas.

Aroma 1998 dan Anc4man Opini Publik

Connie memperingatkan bahwa akumulasi kekecewaan masyarakat dapat memicu led4kan opini publik yang tidak dapat dikendalikan oleh kekuatan apa pun. Ia mengingatkan para pengambil kebijakan agar tidak bermain-main dengan kemarahan rakyat.

"Rakyat tuh sudah gelisah ya, dan kegelisahannya sudah seperti aroma '98, aroma people's power. Jangan lupa loh, Indonesia itu lahir dari manusia pergerakan. *Our DNA is DNA pergerakan*. Bah4ya, *you are playing with f1re* kalau sampai ke sana," tegasnya.

Pertanyaan Seputar Percepatan Pergantian Panglima TNI

Selain isu dinasti politik, Connie turut mempertanyakan urgensi percepatan pergantian Panglima TNI menjelang akhir masa jabatan Laksamana Yudo Margono. 

Ia mengkrit1k langkah istana yang dinilai terlalu terburu-buru dan berpotensi menarik institusi milit3r ke dalam pusaran politik praktis.

"Kenapa sih sudah tinggal berapa minggu itu harus membuat lagi kejutan? Orang masih terkaget-kaget dengan MK, keluarkan kejutan kedua mengganti panglima ke Angkatan Darat," kata Connie.

Yang juga mengingatkan agar TNI tetap memegang teguh politik negara dan tidak dis3ret ke dalam kepentingan politik praktis.

Solusi dan Harapan untuk Demokrasi

Connie menyarankan agar para pemimpin bangsa kembali kepada etika bernegara dan menjaga netralitas institusi negara demi menyelamatkan masa depan demokrasi Indonesia. 

Ia berharap agar para elite politik dan penyelenggara negara mendengarkan aspirasi serta kegelisahan yang dirasakan oleh akademisi dan masyarakat luas.

#ConnieBakrie #PolitikDinasti #jokowi #prabowo #gibran

Posting Komentar untuk "Connie Bakrie Bongkar Politik Dinasti Jokowi dan Ingatkan Risiko People Power: Prabowo-Gibran Terancam!"