TEL AVIV Media Duta,- — Eskalasi militer di kawasan Timur Tengah dilaporkan kembali mencapai titik didih tertinggi pasca-ancaman terbuka yang dilontarkan oleh otoritas pertahanan Tel Aviv.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, merilis sebuah pernyataan video resmi yang menegaskan bahwa pasukannya berada dalam status siaga satu untuk meluncurkan serangan udara skala besar.
Pihak Israel mengancam akan membombardir serta melumpuhkan seluruh infrastruktur energi dan kilang minyak vital milik Iran jika Teheran nekat melancarkan aksi militer baru ke wilayah kedaulatan mereka.
Pernyataan keras dari Tel Aviv ini muncul sebagai respons langsung atas situasi darurat maritim yang tengah bergejolak di sepanjang Selat Hormuz.
Ketegangan kawasan sebelumnya memuncak setelah armada militer Amerika Serikat melumpuhkan lima kapal tanker minyak milik Iran sebagai balasan atas penembakan dua rudal balistik maritim oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) terhadap kapal perang US Navy.
Menanggapi tindakan AS, unit komando IRGC melakukan pembalasan instan dengan memblokir perairan strategis tersebut dan menyabotase dua kapal militer AS serta delapan kapal tanker minyak komersial asing.
Otoritas keamanan Israel menilai bahwa penargetan terhadap sektor infrastruktur energi Iran merupakan langkah taktis yang krusial untuk melumpuhkan stabilitas ekonomi Teheran.
Sektor minyak dinilai sebagai tulang punggung finansial utama yang selama ini mendanai pasokan persenjataan reguler militer Iran serta jaringan faksi proksi mereka di seluruh Timur Tengah.
Para pengamat energi internasional memperingatkan bahwa ancaman pemboman terhadap kilang-kilang minyak ini berpotensi memicu lonjakan harga minyak mentah dunia yang tidak terkendali serta menyeret kawasan ke dalam perang terbuka berskala besar.
Sumber berita : detiknews / Atlas militer

Posting Komentar untuk "Israel Ancam Bombardir Fasilitas Energi Vital Iran"