Media Duta,- Presiden Iran Masoud Pezeshkian secara tegas menyatakan bahwa negaranya tidak akan tunduk kepada pihak mana pun di tengah meningkatnya sanksi dan tekanan internasional.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB, New York, merespons ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang sebelumnya menyebut pilihan antara mencapai kesepakatan atau menghancurkan Iran.
Dalam pidatonya, Pezeshkian menegaskan bahwa perlawanan rakyat Iran justru akan semakin menguat menghadapi intimidasi serta retorika ancaman dari AS.
Ia juga menyinggung situasi di Selat Hormuz dengan menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan membiarkan jalur perairan tersebut dimanfaatkan oleh pihak luar untuk melancarkan agresi atau menutup akses Iran, sembari tetap membuka pintu kerja sama keamanan dengan negara-negara tetangga.
Ketegangan geopolitik ini kian memuncak setelah Trump menyampaikan ancaman aksi cepat terhadap Iran di hadapan forum PBB.
Saling balas pernyataan tajam di panggung diplomasi tertinggi dunia ini menjadi sorotan utama terkait stabilitas keamanan dan ekonomi di kawasan Timur Tengah.
Menurut Anda bagaimana? Langkah diplomasi seperti apa yang paling efektif untuk meredakan eskalasi ketegangan antara kedua negara di PBB?
Sumber:
detikcom

Posting Komentar untuk "Presiden Iran Balas Pidato Trump di PBB: Kami Tak Akan Bertekuk Lutut"