Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Satu Sisi Dekati Rusia, Sisi Lain Serang Iran

 

Media Duta,- Rusia Dinilai Tak Tinggalkan Iran di Bawah Tekanan AS: Hubungan Erat, Pengaruh Washington Menyusut 

Rusia dinilai tetap mempertahankan dukungan strategis terhadap Iran di tengah tekanan Amerika Serikat (AS).

Kunjungan Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov ke Teheran dan pertemuannya dengan Menlu Iran Abbas Araghchi disebut menjadi sinyal bahwa Moskow tidak berniat meninggalkan Teheran. 

Mantan analis Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA), Larry C. Johnson, menolak pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Rusia hanya memberikan sedikit atau bahkan tidak memberikan dukungan berarti kepada Iran. 

Menurut Johnson, kunjungan Lavrov justru menunjukkan bahwa Rusia masih memandang Iran sebagai mitra strategis yang penting. 

"Jika Rusia tidak melakukan apa pun untuk Iran, Lavrov tidak akan membuang waktunya untuk pergi ke sana," kata Johnson, mengutip Al Mayadeen, Kamis (22/10/2026).

Ia menilai Lavrov merupakan tokoh diplomatik serius sehingga pernyataan dan langkah diplomatiknya tidak seharusnya diabaikan. 

Johnson juga berpendapat bahwa kunjungan tersebut tidak hanya ditujukan untuk menyampaikan pesan kepada Washington.

Moskow dinilai ingin menunjukkan kepada Pakistan, Turki, Mesir, dan negara-negara lain di kawasan bahwa Rusia tetap berkomitmen menjaga hubungan dengan Iran meskipun menghadapi tekanan dari AS. 

Hubungan Rusia-Iran Semakin Erat 

Profesor dan analis Iran Mohammad Marandi turut menegaskan eratnya hubungan Moskow dan Teheran.

Menurutnya, kerja sama kedua negara terus berkembang sejak runtuhnya Uni Soviet dan mengalami peningkatan signifikan setelah pecahnya perang di Ukraina. 

"Hubungan saat ini sangat erat," kata Marandi. Ia menjelaskan, kedekatan tersebut mencakup hubungan politik, ekonomi, kerja sama militer, serta partisipasi dalam berbagai pengaturan multilateral. 

Marandi juga menyoroti Koridor Transportasi Internasional Utara-Selatan sebagai salah satu proyek ekonomi utama yang menghubungkan kepentingan kedua negara. (*)

Posting Komentar untuk "Satu Sisi Dekati Rusia, Sisi Lain Serang Iran"