Saat Purbaya Yudhi Sadewa masih menjabat Menteri Keuangan, ia dikenal mendorong pengelolaan keuangan negara yang lebih hati-hati.
Namun, setelah ia tak lagi menjabat, publik kembali menyoroti angka pembiayaan utang pemerintah yang mencapai Rp494,3 TRILIUN hingga September 2026.
Pertanyaannya: Mengapa kebutuhan pembiayaan negara begitu besar? Ke mana arah pengelolaan APBN kita?
Rakyat berhak mendapatkan penjelasan yang transparan. Setiap rupiah utang hari ini adalah tanggung jawab keuangan negara yang harus diperhitungkan dampaknya bagi generasi mendatang.Jangan hanya bicara angka! Publik berhak mengetahui prioritas anggaran, manfaatnya bagi rakyat, dan bagaimana utang itu akan dibayar.

Posting Komentar untuk "DULU PURBAYA TOLAK UTANG, KINI UTANG BARU JADI SOROTAN!"