Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

MA Batalkan Surat Penyetaraan Ijazah Gibran, Perintah Ditarik Untuk Dimusnahkan


Media Duta,- Kemarin-kemarin publik sempat diramaikan oleh pertimbangan Mahkamah Konstitusi (MK) pada awal Oktober 2026 yang menyatakan tidak menemukan bukti ijazah setara SMA milik Gibran dari luar negeri, melainkan hanya certificate of attendance alias bukti kehadiran kuliah.

 Bedanya, waktu itu MK tidak mendiskualifikasi karena tahapan pemilu sudah selesai dan posisi sebagai Wakil Presiden sudah dilantik.

Eh, belum selesai sampai di situ, sekarang giliran Mahkamah Agung (MA) yang bikin gebrakan.

Tepat pada hari Jumat, 30 Oktober 2026, MA resmi mengetok palu dan mengabulkan gugatan kasasi yang diajukan oleh HM Subhan. 

Hasilnya? Surat Keterangan (Suket) Penyetaraan Ijazah SMA luar negeri milik Gibran yang dulu dipakai buat daftar cawapres di Pilpres 2024 dinyatakan tidak sah dan batal demi hukum! Bahkan, MA memerintahkan agar dokumen administratif tersebut ditarik dan dimusnahkan.

Meskipun dokumen syarat daftarnya dinyatakan tidak sah oleh MA, para pakar hukum tata negara menilai putusan pembatalan dokumen administratif ini tidak serta-merta otomatis menggugurkan jabatan Gibran sebagai Wakil Presiden, karena legitimasi pelantikannya sudah final di ranah sengketa pemilu.

Gibran sendiri terpantau tetap santai menanggapi situasi ini. Seusai salat Jumat di Jakarta Barat, ia sempat merespons bahwa tim hukumnya sebenarnya sudah siap buka-bukaan dokumen di persidangan PTUN lain, tetapi pihak penggugat di sana justru malah mendadak mundur. 

Sementara itu, tim kuasa hukumnya juga langsung menggelar konferensi pers untuk memamerkan hasil pindaian (scan) dokumen pendidikan asli miliknya dari jenjang SD sampai S1 demi menepis isu yang beredar.(*)

Posting Komentar untuk "MA Batalkan Surat Penyetaraan Ijazah Gibran, Perintah Ditarik Untuk Dimusnahkan"