Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

Ibu Dari Semua Bom Siap Digerakkan AS Untuk Hancurkan Nuklir Iran


Media Duta,- “Induk Semua Bom” Disiapkan AS untuk Serang Iran: Pakar Ingatkan Bahaya, Ini Daya Hancur dan Risikonya

Amerika Serikat (AS) dilaporkan tengah mempertimbangkan penggunaan bom non-nuklir terbesar dalam persenjataan militernya untuk menyerang infrastruktur energi dan fasilitas nuklir Iran jika Presiden Donald Trump memerintahkan operasi militer baru.

Bom yang dimaksud adalah GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast (MOAB), senjata berdaya ledak tinggi yang dijuluki Mother of All Bombs atau “induk dari semua bom”.

Ibu Dari Semua Bom  Siap Digerakkan  AS  Untuk Hancurkan Nuklir Iran

Menurut laporan CNN yang mengutip sejumlah pejabat AS, rencana tersebut menjadi salah satu opsi militer yang dibahas untuk menghadapi Iran di tengah konflik yang belum sepenuhnya berakhir.

Namun, sejumlah pakar militer mempertanyakan efektivitas senjata tersebut, terutama jika digunakan untuk menghancurkan fasilitas nuklir Iran yang berada jauh di bawah tanah.

Dikutip Serambinews.com melalui Al Jazeera, Jumat (16/10/2026), para ahli menilai penggunaan MOAB dapat meningkatkan eskalasi konflik tanpa menjamin tercapainya tujuan strategis AS.

Pakar militer yang berbasis di Brussels, Elijah Magnier, mengatakan bom tersebut memiliki daya ledak besar untuk menghancurkan sasaran di permukaan, tetapi tidak dirancang khusus untuk menembus fasilitas bawah tanah yang terlindungi lapisan beton tebal dan batuan.

Ia menilai penggunaan MOAB perlu dilihat dari hasil militer dan politik yang ingin dicapai, bukan hanya dari besarnya ledakan yang dihasilkan.

Apa Itu Bom MOAB yang Dimiliki AS?

GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast atau MOAB merupakan bom konvensional berukuran sangat besar yang dikembangkan AS pada awal 2000-an.

Bom ini memiliki berat sekitar 9.800 kilogram atau hampir 10 ton, dengan muatan bahan peledak sekitar 8.500 kilogram.

Panjangnya mencapai lebih dari sembilan meter, sehingga ukurannya jauh lebih besar dibandingkan kebanyakan bom konvensional yang digunakan dalam operasi udara.

MOAB dirancang untuk menghasilkan gelombang ledakan sangat kuat di area permukaan.

Bom tersebut biasanya dijatuhkan menggunakan pesawat angkut militer Lockheed C-130 Hercules yang telah disesuaikan untuk misi tersebut.

Ukurannya membuat MOAB tidak dapat dibawa seperti bom biasa oleh pesawat pembom siluman yang digunakan untuk sejumlah operasi militer berisiko tinggi.

Nama MOAB merupakan singkatan dari Massive Ordnance Air Blast. Sebutan populer Mother of All Bombs atau “induk dari semua bom” kemudian melekat pada senjata tersebut.

AS pertama kali menggunakan MOAB dalam operasi tempur pada April 2017 di Afghanistan.

Saat itu, bom tersebut dijatuhkan ke kompleks gua dan terowongan yang dikaitkan dengan kelompok Negara Islam Provinsi Khorasan (ISKP).

Otoritas Afghanistan menyatakan 94 anggota ISKP tewas dalam serangan tersebut dan tidak ada warga sipil yang menjadi korban.

Namun, laporan lokal yang belum terkonfirmasi menyebutkan adanya kemungkinan korban sipil dan kerusakan terhadap sejumlah rumah di sekitar lokasi.

Seberapa Besar Daya Hancur Bom MOAB?

MOAB dirancang untuk meledak beberapa kaki di atas permukaan tanah dan menghasilkan gelombang ledakan yang menyebar ke area luas.

Ledakan tersebut dapat menghancurkan bangunan, posisi pasukan, serta struktur permukaan yang relatif rentan.

Kolonel Nidal Abu Zeid, seorang pakar militer, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa daya ledak MOAB dapat menghancurkan sasaran di atas permukaan tanah dalam area yang luas.

Namun, besarnya dampak tidak selalu sama pada setiap lokasi.

Magnier menjelaskan bahwa tingkat kehancuran bergantung pada kondisi medan, kepadatan bangunan, dan karakteristik sasaran yang terkena ledakan.

Bom tersebut berpotensi menimbulkan kerusakan besar terhadap personel, peralatan militer, serta struktur yang tidak memiliki perlindungan memadai.

Jika digunakan di kawasan padat penduduk, daya ledaknya juga menimbulkan risiko besar terhadap bangunan dan keselamatan warga sipil.

Posting Komentar untuk "Ibu Dari Semua Bom Siap Digerakkan AS Untuk Hancurkan Nuklir Iran"