Dijual cepat Rumah/tanah dengan seluas 336 M2 sertipikat Hak Milik Alamat Jalan Dr Ratulangi No. 3, E. Yang berminat dapat menghubungi Samsons Supeno HP 0812 5627 7440- 085 336 244 337 ttd Samson Supeno

KENAPA SAYA SELALU MENULIS TENTANG SEMEN TONASA ?


Oleh Ramli S. Nawi ( wartawan senior).

Bisa jadi ada pembaca mempertanyakan kenapa mesti saya selalu menulis tentang Pabrik Semen Tonasa ? Kalau ada pembaca mempertanyakan tentang hal itu, bagi saya itu wajar saja.

 Buat saya Tonasa, memang menarik untuk selalu diulas lewat tulisan karena industri semen ini menghidupi banyak orang dan itu berkesinambungan hingga saat ini. 

Itulah kenapa saya selalu ada rasa ketertarikan untuk menulis karena selain menampung banyak karyawan berserta keluarga dan juga masyarakat lingkunga sekitar juga mendapat perhatian besar dari industri semen ini terutama berupa bantuan sosial. 

Selain itu saya termasuk salah seorang yang mengetahui sedikit tentang kehadiran pabrik Semen Tonasa yang didirikan di Desa Tonasa Kecamatan Balocci pada tahun 1960, dan sampai mengetahui seluk beluk bagaimana saat itu pembebasan tanah - tanah yang ada di kampung,  Desa Padang Tangalau, Kecamatan Balocci.

Pembebasan tersebut penuh dengan rekayasa oleh oknum panitia pembebasan. Desa Tonasa salah satu desa terdekat dari ibu kota Kecamatan Balocci.

 Sementara kampung kelahiran saya terdapat di Desa Padangtangalau yang berkedudukan di ibu kota Kecamatan Balocci. Dan pada tahun 60 han itulah menjadi catatan penting bagi masyarakat Desa Tonasa khususnya, dan juga Kecamatan Balocci, serta Kabupaten Pangkep pada umumnya.  

Daerah itu dulunya  dikenal basis gerombolang anak buah.Bapak Kahar Musakkar. Pabrik Semen Tonasa pada waktu dibangun dalam bayangan - bayangan pemberontakan gerombolan pasukan Kahar Musakkar.

 Tetapi pada waktu itu Jenderal M. YUSUF,  yang menjabat Menteri Perindustrian RI, merestui agar pembangunan  pabrik Semen Tonasa terus berjalan dengan jaminan keamanan dari pemerintah daerah serta pemerintah pusat. 

Ibarat mimpi karena  masyarakat setempat tidak pernah terbertik dibenaknya akan hadir sebuah industri semen bersekala nasional dengan produksi 1,2 juta ton semen pertahun. 

Tentu saja kegembiraan masyarakat setempat susah tertutupi karena mereka yakin akan terbuka lowongan kerja besar besaran yang mana mereka tentu saja bisa menjadi karyawan. 

 Dimulai dengan pengerjaan peroyek yang mana pada waktu butuh tenaga untuk diterima menjadi buruh harian dan sebagagian besar masyarakat setempat sudah mendapatkan pekerjaan  walaupum saat itu menjadi pekerja buruh harian. 

Soal status atau kedudukan tidak jadi soal,  bagi mereka yang penting bagaimana mereka bisa diterima untuk bekerja di industri semen tertua di Indonesia saat itu.

 Dari situ kehidupan masyarakat setempat yang sebelumnya hampir rata - rata petani dan juga sebagian kecil pegawai negeri rendahan di kantor pemerintah, seperti di kantor Lurah, desa dan kantor kecamatan. 

Tetapi dengan kehadiran Semen Tonasa, kehidupan masyarakat setempat lalu berubah segalanya.

SEJARAH  MEMBUKTIKAN

Desa Tonasa adalah sebuah sejarah lahirnya industri semen pertama di Indonesia Timur. Dari keberadaannya inilah merubah banyak hal, terutama tentang status kehidupan sosial masyarakat setempat.

 Selain itu Desa Tonasa, perlahan menjadi kota kecil lalu menjadi sibuk yang dikelilingi gunung batu kars atau gamping yang merupakan salah satu bahan baku semen. 

Pada malam hari Desa Tonasa yang sebelumnya di waktu malam dibalut kegelapan dan. kesunyian. Selain hal tersebut tentu atas kehadiran Semen Tonasa di Desa Tonasa yang memproduksi semen proses basah ini perlahan berimbas pada perekonomian masyarakat setempat. 

Pasar yang tadinya sangat sepi tetapi dengan hadirnya Semen Tonasa merubah segalanya menjadi hikuk pikuk. Stiap hari pasar menjadi ramai dikunjungi para isteri karyawan yang dari berbagai daerah di Indonesia.

 Setiap hari pasar para petani setempat berbondong bondong membawa hasil kebunnya seperti, pisang, ubi jalar, singkong, sayur sayuran dan cukup laris. Inilah salah satu dampak yang sangat menguntungkan masyarakat setempat.

 Eksodus pendatang dari berbagai profensi di Indonesia juga datang kemudian mereka melamar untuk menjadi karyawan di Semen Tonasa. 

Puluhan tahun masyarakat setempat hidup makmur dengan tumbuhnya perekonomian yang sebelumnya tidak pernah mereka rasakan.

PADA SUATU HARI CERITA ITU BERAHIR.

Sekitar tahun 1984 episode SemenTonasa di Desa Tonasa ahirnya tinggal sebuah cerita yang menjadi pengingat bagi madyarakat setempat. 

Semen Tonasa di Desa Tonasa diahiri produksiny karena proses basah pada saat itu sudah tidak lagi relevan dan tidak ekonomis karena tidak dapat menguntungkan pundi - pundi perusahaan yang menggunakan bahan bakar minyak alias ( BBM).

 Semen Tonasa ahirnya  hengkang ke Desa Mangilu, Siloro, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan, dengan lokasi sangat strategis dan sangat layak sebagai pusat industri semen yang kini sudah memiliki 5 unit pabrik dengan kapasitas jutaan ton semen pertahun.

 Desa Tonasa di Kecamatan Balocci, belum sepenuhnya ditinggal oleh Semen Tonasa.

 Di desa ini Tonasa memilik lapangan golf bersekala nasional yang menjadi kebanggaan Semen Tonasa yang sering menyelenggerakan even bersekala nasional. 

Di Tonasa ini juga terdapat beberapa sekolah yang tetap berjalan baik dan dikelolah Yayasan Karyawan Semen Tonasa. Juga masih terdapat perumahan karyawan.

 Di bawah kepemimpinan H. Anis SE, MM, selaku dirut tentu dalam kondisi ekonomi gelobal dan nasional yang mengalami kondisi kurang menguntungkan nampaknya harus kerja keras. 

Tetapi tentu badai tidak selamanya menghantui.  2 November 2026 Semen Tonasa menggapai usia ke 58 tahun yang tentunya memiliki catatan penting sebagai industri semen terbesar di Indonesia Timur. 

AWALNYA SEMEN TONASA DIBANGUN DEPARTEMEN PERINDUSTRIAN.

Menurut GM Komunikasi Semen Tonasa H. Muhammad Mursham, mengunkapkan bahwa penguasaan  Semen Tonasa yang didirikan di Desa Tonasa Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep dibawah penguasaan Departemen Perindustrian dan Pertambangan

Demikian pula pembebasan lahan berupa sawah dan kebun di Balocci, itu dibebaskan atas nama Departemen Perindustrian dan Pertambangan melalui panitia 9 yang melibatkan pihak kecamatan setempat pada tahun 1962 - 1965.

 Kemudian pada tahun 1991 Departemen Perindustrian dan Pertambangan menghibahkan ke pihak Semen Tonasa dengan status hak penguasaan. 

Pada tahun 1993 diterbitkanlah SHGB dan selanjutnya pada tahun 2023 SHGB diperpanjang dan berlaku hingga sekarang.

 Menurut sumber bahwa Semen Tonasa selama ini terbebani pajak mahal karena aset berupa tanah dikategirikan tanah industri.  ***

Posting Komentar untuk "KENAPA SAYA SELALU MENULIS TENTANG SEMEN TONASA ?"