OKD Islami - Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan pernyataan kontroversial dari Reza Pahlevi yang hidup di pengasingan dan hampir 50 tahun tidak berada di Iran.
Dalam pernyataannya, ia dengan lantang mendesak Donald Trump untuk segera "menyelesaikan pekerjaan" di Iran.
Lebih mengejutkan lagi, Pahlevi mengklaim bahwa Trump disambut hangat, dirayakan, dan dicintai oleh seluruh rakyat Iran.
Tapi tunggu dulu, apa benar begitu adanya?
Kenyataan di lapangan sepertinya berbanding 180 derajat dengan klaim tersebut. Bukannya sambutan meriah, yang muncul justru bukti nyata amarah yang membara.
Beredar sebuah potret yang memperlihatkan aksi massa raksasa di Iran. Ribuan orang terlihat menggelar spanduk merah raksasa yang membentang panjang di jalanan. Tertulis dengan sangat jelas dalam bahasa Inggris:
"WE WILL KILL TRUMP" (Kami Akan Membunuh Trump). Spanduk raksasa itu juga dilengkapi grafis tangan mengepal dan tulisan berbahasa Iran di bawahnya.
Kontradiksi ini sontak menjadi tamparan keras.
Di satu sisi, Reza Pahlevi di luar negeri menjual narasi bahwa Trump adalah penyelamat yang dicintai rakyat Iran.
Namun di sisi lain, spanduk raksasa bernada ancaman dan kebencian mutlak justru terpampang nyata di jalanan.
Realitanya, politik di Timur Tengah memang penuh intrik. Foto ini seolah menjadi pengingat keras bahwa narasi yang dibangun dari luar kerap kali tidak sejalan dengan apa yang sesungguhnya terjadi di dalam negeri.
Entah ini bentuk propaganda yang dibuat oleh Reza Pahlevi atau memang realita dari warga Iran memang begitu adanya, yang jelas, label "dicintai semua orang" untuk Trump di Iran sepertinya hanyalah ilusi belaka.
Menurut kalian, ini murni propaganda dari Reza Pahlevi atau memang bentuk penolakan nyata rakyat Iran?
Sumber:
*POLITICO

Posting Komentar untuk "Klaim 'Indah' Reza Pahlevi Soal Trump Langsung Dibantah Realita Brutal di Jalanan!"