Jakarta Media Duta,- Pergantian pucuk pimpinan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menjadi sorotan setelah muncul kabar bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mengganti Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Maruli, yang dikenal sebagai menantu Luhut Binsar Pandjaitan, dilaporkan akan menyerahkan jabatan KSAD kepada Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, yang sebelumnya menjabat Wakil Panglima TNI,
Kabar tersebut mencuat menjelang agenda pelantikan sejumlah pejabat tinggi negara dan perwira TNI di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
MARULI DIKABARKAN JADI WAKIL PANGLIMA TNI
Menariknya, pergantian tersebut bukan berarti Maruli akan meninggalkan jajaran pimpinan tertinggi militer.
Berdasarkan laporan Suara.com, Maruli justru dikabarkan akan menempati posisi Wakil Panglima TNI, menggantikan Tandyo Budi Revita.
Dengan demikian, kedua jenderal bintang empat tersebut dilaporkan akan bertukar posisi dalam struktur kepemimpinan TNI.
Namun, kepastian pengangkatan tersebut masih menunggu hasil pelantikan dan pengumuman resmi pemerintah.
PERGANTIAN DI TENGAH ISU ROTASI PIMPINAN TNI
Pergantian ini menjadi perhatian karena sebelumnya nama Maruli sempat disebut-sebut sebagai salah satu calon pengganti Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Maruli sendiri dilantik menjadi KSAD pada 29 November 2023 oleh Presiden Joko Widodo, menggantikan Agus Subiyanto yang saat itu naik menjadi Panglima TNI.
Apabila pergantian hari ini terlaksana, masa kepemimpinan Maruli sebagai KSAD berlangsung hampir tiga tahun.
PRABOWO ROMBAK SEJUMLAH JABATAN STRATEGIS
Selain pergantian KSAD, Presiden Prabowo juga dijadwalkan melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di lingkungan pemerintahan dan militer.
Beberapa posisi yang disebut mengalami pergantian antara lain Wakil Menteri Pertahanan dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Hingga laporan awal ini disusun, alasan khusus pergantian Maruli dari jabatan KSAD belum diumumkan secara resmi.
Pergantian jabatan dalam organisasi militer tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran atau sanksi terhadap pejabat yang diganti.
Bagaimana pendapat Anda mengenai rencana pergantian KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak dan penempatannya sebagai Wakil Panglima TNI?

Posting Komentar untuk "MENANTU LUHUT, JENDERAL MARULI SIMANJUNTAK, DIGANTI DARI JABATAN KSAD! TANDYO BUDI REVITA JADI PENGGANTI"