Media Duta,- Pentagon Akui Dampak Perang Iran, Korban Militer AS Tembus 21 Tewas dan 865 Terluka. Pentagon akhirnya secara resmi mengakui bahwa ratusan personel militernya menjadi korban dalam konflik dengan Iran.
Data terbaru Departemen Perang AS mencatat sebanyak 21 prajurit tewas dan 865 orang lainnya mengalami luka-luka.
Mengutip The New Arab pada (12/10), pengakuan angka korban jiwa dan luka yang melonjak ini membuktikan bahwa kerugian AS jauh lebih besar dari laporan sebelumnya.
Lonjakan angka korban ini dipicu oleh rentetan serangan balasan Iran yang dilancarkan secara gencar menggunakan rudal balistik dan drone.
Gelombang serangan udara Iran tersebut menghantam berbagai pangkalan militer vital milik Amerika Serikat yang tersebar di kawasan Teluk.
Satu di antara dampak terparah terjadi di Markas Besar Armada ke-5 AS di Bahrain yang mengalami kerusakan sangat tajam.
Selain itu, Pangkalan Udara Al Udeid yang merupakan basis militer udara AS terbesar di kawasan tersebut juga hancur dihantam serangan.
Gempuran presisi Iran turut merusak hingga menghancurkan sistem radar canggih AS yang digunakan untuk mendeteksi ancaman udara.
Pentagon Mengakui Ratusan Pasukannya Yang Jadi Korban Gempuran IranBesarnya skala kerusakan pangkalan dan jumlah korban yang terus bertambah memaksa Pentagon mempertimbangkan opsi evakuasi pasukan.
Pengungkapan data resmi ini sekaligus membantah klaim pejabat tinggi AS yang sebelumnya sempat menyebut laporan tingginya korban sebagai kebohongan.
Pihak Pentagon berdalih bahwa perubahan angka korban yang dipublikasikan ini terjadi akibat adanya revisi pada metode pelaporan internal mereka.
Meski begitu, perbedaan data korban AS ini telah memicu kontroversi serta sorotan tajam dari berbagai media internasional.
Di tengah tingginya angka prajurit yang menjadi korban, situasi keamanan di wilayah Teluk dilaporkan masih sangat tegang.
Ketegangan diprediksi masih akan berlanjut mengingat rencana serangan balasan baru kini mulai disusun setelah proses negosiasi menemui jalan buntu.
(TribunVideo.com)

Posting Komentar untuk "Pentagon Mengakui Ratusan Pasukannya Yang Jadi Korban Gempuran Iran"