Media Duta,- Misteri uang Rp800 juta yang dikaitkan dengan Hercules Rosario de Marshal memasuki babak baru.
GRIB Jaya menduga uang tersebut sengaja dimasukkan ke dalam mobil Hercules tanpa sepengetahuannya. Namun, dugaan ini masih perlu dibuktikan melalui penyelidikan.
Wakil Kepala Bidang Hukum dan Advokasi DPP GRIB Jaya, Wilson Colling, menyebut peristiwa itu terjadi pada 7 Agustus 2026 ketika Hercules berada di Surabaya bersama tim hukum.
Menurut Wilson, Hercules baru mengetahui keberadaan uang tersebut setelah tiba di tempat tujuan dan kemudian menegur sopirnya.
Tim hukum GRIB Jaya juga menyoroti dugaan kaitan uang itu dengan urusan pembukaan blokir 12 sertifikat HGB milik PT Summarecon Agung Tbk.
Mereka meminta KPK menelusuri komunikasi pihak-pihak terkait serta asal-usul dana tersebut.
Pada 15 Oktober 2026, tim hukum Hercules menyerahkan uang Rp800 juta itu kepada KPK, disertai tangkapan layar percakapan dan dokumen terkait.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan penerimaan uang tersebut. Menurut KPK, uang itu diduga berkaitan dengan pengurusan dan pembukaan blokir sertifikat HGB di Kabupaten Bogor.
Kini, GRIB Jaya meminta KPK memeriksa Hercules dan seorang pihak berinisial MW untuk mengungkap duduk perkara sebenarnya.
Apakah benar ada upaya menjebak, atau uang tersebut memang berkaitan dengan pengurusan sertifikat? Jawabannya perlu didasarkan pada bukti dan hasil penyelidikan, bukan dugaan sepihak.
Menurut Anda, apa yang paling penting diungkap KPK terlebih dahulu: asal-usul uang Rp800 juta, komunikasi para pihak, atau kaitannya dengan perkara ATR/BPN?
#GRIBJaya #Hercules #KPK #Summarecon #ATRBPN #Uang800Juta #BeritaNasional

Posting Komentar untuk "UANG RP800 JUTA DI MOBIL HERCULES, GRIB JAYA CURIGA ADA SKENARIO PENJEBAKAN!"